PELAIHARI, Banuapost.co.id – Menghadapi tantangan bonus demografi yang sudah di depan mata, Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kabupaten Tanah Laut (Tala) mengambil langkah konkret dengan menggelar Pelatihan Kepemimpinan Pemuda bertajuk “Leadership for Impact: Membentuk Pemimpin Visioner, Tangguh, dan Kolaboratif”.
Acara ini resmi dibuka Kepala Dispora Tala, Rudi Imtihansyah, di Aula Sinar Hotel Pelaihari, Rabu (11/2/2026) dan akan berakhir pada 13 Februari 2026.
Acara ini bukan sekadar seremoni, Dispora Tala secara khusus menggandeng para pakar dari Unit BCTI Yayasan Hasnur Centre untuk melakukan pemetaan talenta (mapping talent) bagi 30 peserta terpilih yang mewakili berbagai Organisasi Kemasyarakatan Pemuda (OKP) di Tanah Laut.
Kadispora, menjelaskan, strategi ini dijalankan agar pemuda Bumi Tuntung Pandang memiliki arah yang jelas dalam membangun karier dan kontribusinya bagi daerah.
Dengan harapan, setelah ini mereka bisa mengembangkan daerah melalui potensi dirinya, baik yang tinggal di desa maupun kelurahan. Kita ingin tahu mereka ini cocoknya berbuat apa, kalau ibarat jualan kopi, kopi apa yang pas dan di mana lokasinya,” ujar Rudi saat memberikan keterangan pers.
Pelatihan ini menghadirkan kurikulum yang komprehensif. Selain Mapping Talent dan Komunikasi Pimpinan oleh Muhammad Zain Mahbuby (Hasnur Centre), para peserta juga dibekali materi Manajemen Perencanaan Strategis oleh Muhammad Anugrah dari Dispora Provinsi Kalsel.
Bahkan, Ketua DPD KNPI Kalsel, M. Imam Satria Jati, dijadwalkan hadir untuk membedah karakter kepemimpinan, hingga alumni Lemhannas RI, Karyati, M.Pd, yang akan memberikan wawasan terkait kerja tim dan kolaborasi.
Rudi menekankan pelatihan ini adalah bagian dari Rencana Pembangunan Jangka Panjang (RPJP) Tanah Laut 2025-2045. Ia tidak ingin pemuda hanya menjadi angka dalam statistik, melainkan menjadi pelaku utama pembangunan.
“Kita kuatkan lagi amanat undang-undang terkait penyadaran, pemberdayaan, dan pengembangan pemuda. Tugas mereka itu berat: sebagai kekuatan moral, kontrol sosial, dan agen perubahan. Inilah alasan kita undang narasumber hebat agar mereka mampu melakukan sesuatu yang besar bagi Tanah Laut,” tambahnya.
Selain pelatihan ini, Dispora Tala juga membeberkan sederet program unggulan 2026, mulai dari pemilihan Pemuda Pelopor, wirausaha muda pemula, hingga kolaborasi riset kepemudaan bersama FISIP ULM dan Politala.
“Mudah-mudahan ini menjadi contoh bahwa Tanah Laut serius menyiapkan pemimpin masa depan. Kita mulai dengan 30 orang ini, dan tahun depan volumenya akan kita tambah lagi,” ujar Rudi optimis. (zkl/foto: ist)