PELAIHARI, Banuapost.co.id – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Tanah Laut merespons isu penyebaran Virus Nipah yang mulai menjadi perhatian nasional. Hal ini diungkapkan Kadis Kesehatan Tala, dr Isna Farida, Rabu, (11/2/2026).
Virus Nipah merupakan virus RNA yang termasuk dalam genus Henipavirus dan famili Paramyxoviridae. Reservoir alami virus ini adalah kelelawar buah dari famili Pteropodidae, yang dapat mencemari lingkungan termasuk buah dan cairan lain di sekitar tempat mereka hidup. Ketika manusia atau hewan lain terpapar virus melalui kontak langsung atau konsumsi makanan terkontaminasi, Nipah dapat menyebabkan infeksi serius.
Virus Nipah (NiV) kembali menjadi sorotan dunia medis lantaran tingkat fatalitasnya yang cukup tinggi. Penyakit zoonosis yang ditularkan dari hewan. Meski secara nasional pemerintah pusat telah memperketat pintu masuk wilayah, kewaspadaan di tingkat daerah menjadi kunci utama pencegahan.
Menyikapi ancaman tersebut, Kepala Dinas Kesehatan Tala, dr. Isna Farida, M.Kes, memberikan penjelasan terkait kondisi terkini di Bumi Tuntung Pandang. Ia memastikan hingga detik ini belum ditemukan adanya laporan kasus virus mematikan tersebut di wilayahnya.
“Mengenai virus nipah, sampai saat ini di Kabupaten Tanah Laut belum kita temukan. Semoga saja tidak ada dan tidak akan pernah ada,” ungkap dr. Isna, Rabu (11/2/2026).
Kendati belum ada temuan kasus, dr. Isna menegaskan bahwa pihaknya tidak ingin kecolongan. Langkah preventif telah dijalankan dengan menginstruksikan seluruh jajaran kesehatan untuk berada dalam posisi siaga.
“Kami (Dinkes) sudah melakukan antisipasi awal dengan menyampaikan kewaspadaan kepada semua pihak, khususnya melalui jejaring kita yakni semua fasilitas layanan kesehatan se-Kabupaten Tala, baik Puskesmas maupun rumah sakit. Termasuk fasilitas layanan kesehatan swasta,” jelasnya.
Kepala Dinkes menekankan bahwa pola hidup bersih adalah benteng pertahanan paling sederhana namun efektif. Selain memperkuat koordinasi antar-fasyankes, edukasi kepada masyarakat menjadi instrumen penting dalam menangkal masuknya wabah.
“Edukasi terkait kewaspadaan sebagai langkah antisipasi terhadap Virus Nipah. Tentang bagaimana menjaga diri pribadi dan lingkungan sekitar. Seperti selalu menjaga kebersihan diri dan lingkungan sekitar,” tambahnya lagi.
Hingga berita ini diturunkan, Dinkes Tanah Laut terus memantau perkembangan isu kesehatan ini secara intensif dan meminta masyarakat untuk tetap tenang namun tetap waspada terhadap segala potensi gejala penyakit yang tidak biasa. (zkl/foto: Ist)