PELAIHARI, Banuapost.co.id- Seratus potong lebih log terdampar di kawasan pantai Kecamatan Takisung, Kabupaten Tanah Laut. Log dengan panjang dan diameter bervariasi itu diduga jatuh ke laut dari sebuah tongkang yang berlayar dari kawasan Kalimantan Timur menuju Banjarmasin.
Sampai Selasa (3/2/2026) masih banyak log yang terdampar di pesisir, mulai dari perbatasan Desa Pagatan Besar dan Desa Takisung, sampai ke kawasan Tebing Tinggi, kecamatan Takisung atau pantai yang berada sekitar 500 meter dari obyek wisata Pantai Takisung.
Menurut warga setempat, log berukuran besar itu menepi dekat pemukiman mereka sejak hari Minggu (25/1/2026) log tersebut ada yang menepi sendiri, ada juga yang dibawa nelayan dari laut untuk diamankan.
Seruni, warga RT 10 Desa Takisung. Mengatakan. sudah sekitar satu minggu log tersebut menepi di kawasan pesisir Desa Takisung. Menurut Seruni pemilik kayu sudah mendatangi warga dan meminta warga untuk mengantar log itu ke tongkang dengan imbalan Rp250.000 per potong.
Selain kayu yang menepi sendiri, log itu ada yang ditemukan nelayan hanyut di tengah laut, kayu tersebut kemudian dibawa ke tepi oleh nelayan. Nelayan yang menarik log tersbut ke pantai mendapat imbalan Rp500.000 per potong.
“Kalau menarik log yang di pantai menuju tongkang, dibayar Rp250.000 per potong, sedang yang diamankan dari laut diberi imbalan Rp500.000,” ujar Seruni, Selasa (3/2/2026).
Sampai Selasa (3/2) siang, puluhan log masih terdampar di kawasan pantai Desa Takisung, terbanyak berada di kawasan Tebing Tinggi.
Sementara tongkang yang mengumpulkan log lego jangkar di perairan Desa Takisung, tidak jauh dari tongkang pertama yang membawa kayu dari Kaltim. (zkl/foto: zul)