BANJARBARU, banuapost.co.id – Kantor Pertanahan (Kantah) Kabupaten Tanah Laut (Tala) mengikuti Rapat Koordinasi (Rakor) Lintas Sektor (Lintor) dan Konsolidasi Data Lahan Baku Sawah (LBS) se-Kalimantan Selatan yang berlangsung di salah satu hotel di Kota Banjarbaru, Selasa (13/10/2026).
Pada acara yang dinisiasi Balai Besar Penerapan Modernisasi Pertanian Kalimantan Selatan itu Kantah Tala diwakili Kepala Seksi Penataan dan Pemberdayaan bersama dengan perwakilan dari Kantor Wilayah (Kanwil) Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kalimantan Selatan.
Sementara acara juga diikuti secara daring melalui Zoom Meeting di Ruang Rapat Kantor Pertanahan Kabupaten Tanah Laut. Rapat juga membahas penguatan koordinasi dan keterpaduan data lintas sektor dalam mendukung kebijakan terkait Lahan Baku Sawah.
Rakor dihadiri Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi Kalsel, Tenaga Ahli Menteri (TAM) Pertanian, Direktur Perlindungan dan Optimasi Lahan (POL) Ditjen Prasarana dan Sarana Pertanian, serta kepala dinas pertanian kabupaten/kota se-Kalsel. Turut hadir perwakilan PUPR, Kantor Pertanahan, penyuluh pertanian, BPS Provinsi Kalsel, dan Balai Wilayah Sungai (BWS) Wilayah 3.
Pada kesempatan itu perwakilan ATR/BPN, menyebut pemutakhiran LBS 2027 memerlukan tim pusat, provinsi, dan kabupaten/kota, dengan data dari berbagai instansi. Faktor penambah LBS adalah cetak sawah, sedangkan faktor pengurang adalah alih fungsi lahan.
Sebagai Upaya tindak lanjut, akan dilakukan identifikasi secara intensif terhadap kondisi LBS di wilayah masing-masing. Kemudian akan dilakukan updating parsial pada tahun 2027. Sementara pada lahan yang masing bisa dioptimalkan akan di intervensi melalui program rehabilitasi lahan dan optimasi lahan. Zkl/foto: Ist