PELAIHARI, Banuapost.co.id- Komisi III DPRD Kabupaten Tanah Laut (Tala) menggelar rapat kerja bersama Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman, dan Lingkungan Hidup (DPRKPLH) Tala, Senin siang, di ruang rapat DPRD Tala.
Rapat dipimpin Ketua Komisi III DPRD Tala Muhammad Yusuf AR dan dihadiri Kepala DPRKPLH Dwi Erzandi Kasuma beserta jajaran terkait, di antaranya Kepala Bidang Permukiman, Kepala Bidang Tata Kota, serta Unit Pelaksana Teknis (UPT) Kebersihan dan Persampahan.
Dalam rapat tersebut, Komisi III mengevaluasi realisasi program, kegiatan, dan subkegiatan DPRKPLH sepanjang 2025, sekaligus membahas sejumlah persoalan yang muncul di lapangan.
Berdasarkan hasil pemantauan anggota Komisi III di daerah pemilihan masing-masing, masih terdapat beberapa hal yang perlu ditingkatkan, terutama terkait kualitas pekerjaan agar memiliki masa pakai lebih panjang dan memberikan manfaat maksimal bagi masyarakat.
Selain itu, Komisi III menekankan pentingnya ketepatan waktu pengerjaan sesuai perencanaan, baik pada APBD murni maupun APBD perubahan, yang ke depan akan dievaluasi secara triwulanan dan semesteran.
Komisi III juga mengingatkan agar setiap kegiatan fisik dilengkapi papan proyek. Terkait pekerjaan jalan, diminta mencantumkan batas beban maksimal kendaraan yang diperbolehkan melintas.
Mengenai keterlambatan pengaspalan akibat antrean pembelian aspal, DPRD meminta agar pekerjaan tidak menumpuk pada akhir tahun.
“Salah satunya dengan membuka peluang pemilihan AMP (Asphalt Mixing Plant) agar pelaksanaan bisa lebih cepat,” ucap Yusuf, Rabu (21/1/2026).
Status dan klasifikasi jalan, baik jalan lingkungan maupun jalan kabupaten, juga dipertanyakan agar standar teknis pelaksanaannya lebih jelas.
Untuk program pembangunan dan rehabilitasi rumah, Komisi III menegaskan agar masyarakat tidak mampu menjadi prioritas berdasarkan data valid di lapangan.
“Diharapkan pelaksanaannya merata di 130 desa dan 5 kelurahan di Kabupaten Tala, mengingat masih banyak wilayah yang belum tersentuh program tersebut,” katanya.
Di bidang tata kota, DPRD meminta capaian kinerja 2025 ditingkatkan, khususnya dalam pengelolaan taman kota dan ruang terbuka hijau (RTH). (zkl/foto: ist)