PALANGKA
RAYA, banuapost.co.id– Demi kelancaran dan keamanan menjelang
Pemilu 2019, 17April mendatang, Forum Koordinasi Penanggulangan Terorisme
(FKPT) Kalteng mengimbau warga untuk ikut menciptakan situasi kondusif. Salah
satunya waspada dengan penyebaran hoax (berita bohong).
“Masyarakat kita tidak hanya
memiliki hak dalam memilih, tetapi juga memiliki kewajiban menyukseskan
pelaksanaan pemilu dengan ikut menjaga situasi kondusif,” tandas Ketua FKPT
Kalteng, Drs H Nurul Edy, kepada wartawan di Palangka Raya, Sabtu (6/4).
Nurul Edy mengingatkan, salah
satu hal yang perlu menjadi perhatian semua pihak dalam upaya penciptaan
situasi kamtibmas yang aman, yakni hoax.
“Salah satu bentuk keterlibatan kita
menjaga situasi kondusif itu adalah dengan tidak ikut menyebarluaskan hoax,
baik yang berkaitan dengan pemilu atau hal-hal lainnya,” ujarnya.
Menjelang pemilu serentak yang menyisakan
waktu kurang dari 2 pekan, lanjut Nurul Edy, penyebaran berita hoax makin
banyak, terutama melalui media sosial (medsos).
Karena itu diimbau, seluruh
pengguna dan pengakses media sosial di internet, untuk bersikap bijak. Mendahulukan
ferivikasi terhadap setiap informasi yang diposting.
Menurut mantan Bupati Sukamara
ini, Kalteng merupakan salah satu wilayah di Indonesia yang masuk kategori aman
hingga saat ini. Namun tidak menutup kemungkinan Kalteng bebas dari
perselisihan, terutama dalam pelaksanaan Pemilu 2019.
“Ketika kita bisa mencegah hoax
tersebar luas, maka kita sudah ikut mencegah potensi gesekan di masyarakat. Sehingga
keamanan wilayah, tetap terjaga,” jelasnya. (sar/foto:ist)
