BANJARMASIN, banuapost.co.id–
Sempat vakum cukup lama, kompetisi sepakbola yang pernah digagas H Sulaiman HB (alm)
dalam upaya mencari bibit Banua, kembali digulir.
Bahkan Haji Leman Cup, nama titel kompetisi yang memperebutkan
piala tokoh sepakbola Banua itu, diperuntukan kelompok umur di bawah 12 tahun
(U-12). Sebelumnya, diikuti tim semua umur.
Haji Leman Cup U-12 kali ini diikuti 10 tim sepakbola
dari Banjarmasin dan Banjarbaru. Yakni, SSB Junior 2000 A dan B, SSB Hasnur
Barito Putera A dan B, Real Madrid Foundation, SOBP Banjarmasin A dan B, Asia
25 A dan B Banjarbaru, serta SOBP Banjarbaru.
Sepuluh tim bakal melewati babak penyisihan dengan sistem
setengah kompetisi dibagi dalam dua grup. Haji Leman Cup U-12 bergulir Sabtu (20/4), dan dilanjutkan semi
final dan final pada Minggu (21/4).
Menurut Ketua Panitia Pelaksana, M Firman Didaputra
Hasnuriyadi, turnamen digelar sebagai upaya meneruskan tradisi kakeknya, Alm H
Sulaiman HB, dalam mencari bibit muda pesepakbola banua.
“Bedanya kali ini, saya meneruskan perjuangan kakek
saya untuk mencari bibit pesepakbola kategori umur. Untuk pertama atau kali
ini, kategori U-12. Karena banyak anak-anak usia di bawah 12 tahun yang
berminat dengan sepakbola, namun masih minim kompetisi,” kata Dida, sapaan akrabnya.
Ke depan, lanjut Dida, Haji Leman Cup akan digelar dalam
bentuk liga, dengan kategori U-15, U-16, dan U-17. Tim yang akan berlaga di
liga itu, nantinya dari seluruh kabupaten/kota di Kalsel.
“Lewat liga, nantinya kita mencari bibit pesepakbola
Banua untuk Barito Putera, baik U-16, U-18, serta Barito Putera senior. Karena
selama ini, Barito Putera masih minim pemain lokal,” ujar Dida.
Sementara Ketua Asosiasi Provinsi (Asprov) PSSI Kalsel,
Hasnuriyadi Sulaiman HB, yang membuka Haji Leman Cup, berharap ajang ini menjadi pencarian bibit
pesepakbola muda Banua.
Manajer Barito Putera itu tak menampik Haji Leman Cup sempat
vakum beberapa tahun. Sejak ayahandanya wafat, Haji Leman Cup pernah satu kali
digelar. Namun setelah itu vakum lagi.
“Untuk tahap awal, masih skala kecil. Tim yang
berlaga juga merupakan tim undangan, karena keterbatasan waktu dan tempat
penyelenggaraan. Tapi ke depannya, akan lebih besar,” katanya. (emy/foto: iman)
