PELAIHARI, banuapost.co.id–
Bupati Tanah Laut, H Sukamta, menyambut baik niat Badan Usaha Milik Petani (BUMP)
untuk memajukan pembangunan di sektor peternakan di Kabupaten Tala.
Menurut bupati, di Tala untuk potensi peternakan adalah
memang sesuatu yang luar biasa dan sangat bisa untuk dikembangkan, karena
lahannya ada.
Bupati mengungkapkan itu ketika menerima kunjungan
silahturahmi Sekretariat Nasional (Seknas) Badan Usaha Milik Petani (BUMP)
Indonesia, Jumat (31/5).
Dr Ir S Edi Waluyo selaku Ketua Seknas BUMP Indonesia
didampingi penasehat Seknas BUMP Indonesia, Prof M Winugroho, MSc, beserta
rombongan diterima bupati Bersama Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan
Tala, Ir Suharyo.
Bahkan bupati mengaku sudah mempersiapkan lokasi yang
akan digunakan untuk lahan ternak sapi. Lahan yang dimaksud, lokasi areal tambang
yang reklamasinya akan digunakan untuk kandang sapi.
“Saya ingin kembalikan kandang-kandang sapi seperti dulu,
hanya kandang sapinya akan ada di areal bekas tambang. Ini jauh lebih aman. Areal
bekas tambang ini, masyarakat tidak akan tertarik untuk mengklaimnya, karena
sudah tidak ada nilai ekonominya,” jelas bupati.
Dijelaskan bupati kenapa memilih lahan bekas areal
tambang, karena di lokasi ini masih ada cadangan airnya, lahannya juga masih
bisa digunakan untuk menanami rumput.
“Saya ingin buktikan jika lahan bekas tambang masih bisa
menghasilkan untuk masyarakat. Bagaimana melakukan reklamasi yang bermanfaat.
Kalau ditanami pohon, sama saja akan mengajari rakyat saya jadi illegal logging
kembali,” ujarnya.
Sebelumnya, Prof Winugroho mengungkapkan keinginan agar
ada mediasi dari pemerintah daerah untuk lahan Hak Guna Usaha (HGU) bisa
dimanfaatkan menjadi lahan ternak.
“Kontribusi BUMP ini nanti pada akhirnya diharapkan bisa
mengurangi penganguran, mengurangi kemiskinan dengan proses pemberdayaan dan
pada akhirnya memperbaiki kesejahteraan petani,” ujarnya.
Silahturahmi ini juga dihadiri Asisten Ekonomi
Pembangunan dan Kesejahteraan Rakyat, Ir Ahmad Hairin, Kepala Dinas Sosial, Ir
Nor Hidayat, Kepala Bagian Ekonomi, Yusransyah serta Kepala Bagian Tata
Pemerintahan, Tajuddin Noor Effendi. (zkl/foto:
ist)
