JAKARTA, banuapost.co.id–
Presiden Joko Widodo menemui masyarakat yang memadati halaman kompleks Istana
Kepresidenan, saat rangkaian open house Idul Fitri 1440 H, Rabu (5/6). Presiden
keluar dari Istana Negara bersama Menteri Sekretaris Negara, Pratikno.
Silaturahmi Presiden dan Ibu Negara, Iriana Joko Widodo,
di Istana Negara dengan masyarakat dan para pejabat negara, sedianya
diagendakan berakhir pukul 11:00 WIB. Namun hingga waktu tersebut, antrean masih
memenuhi area tunggu di kompleks Istana Kepresidenan. Bahkan masyarakat masih
memadati kawasan Silang Monas yang merupakan titik awal antrean.
Suasana area tunggu di seberang Istana Negara yang
mulanya tenang, akhirnya berubah riuh ramai saat melihat presiden mendekat ke
arah mereka.
Presiden menyalami sejumlah tamu yang sebenarnya masih
menunggu giliran mereka untuk bersilaturahmi. Masyarakat pun berhamburan dan
berebut untuk berjabat tangan dan foto bersama.
Selanjutnya, presiden menghampiri area tunggu yang berada
di seberang gedung utama Kementerian Sekretariat Negara. Di sana, presiden juga
menyalami masyarakat yang hadir dan terkadang berfoto bersama.
“Terima kasih Pak sudah keluar. Kami ini sudah
menunggu lama,” ujar salah seorang warga yang terhibur dengan kehadiran presiden
di tengah mereka.
“Pak Jokowi, selamat Lebaran Pak,” teriak warga
lainnya bersahutan.
Dari halaman Kementerian Sekretariat Negara, presiden
bergerak menuju kawasan Silang Monas, di mana lebih banyak lagi masyarakat yang
sedang menunggu antrean.
Setibanya di sekitar Silang Monas, Presiden Joko Widodo
menyampaikan permohonan maaf bagi ratusan atau bahkan ribuan masyarakat yang masih
memadati area tersebut.
Banyaknya masyarakat yang hadir, membuat presiden tak
dapat melayani satu per satu permintaan warga untuk bertemu dan berfoto
bersama.
“Saya mohon maaf, karena di Istana yang antre juga
masih banyak, yang di sini jauh lebih banyak, sehingga saya lebih baik datang
ke sini,” kata presiden.
Selain itu, menurut presiden, setelah acara ini dirinya
masih harus bertolak menuju Solo untuk pulang ke kampung halaman menemui
keluarga besarnya. Kepala Negara menyampaikan ucapan terima kasih atas
antusiasme masyarakat yang hadir, bahkan sedari pagi untuk bertemu dengannya.
“Sebentar lagi saya juga harus pulang kampung. Saya
ingin mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada bapak dan ibu
sekalian yang sudah rela berada di sini. Sekali lagi, saya mohon maaf, saya
tidak bisa foto satu per satu,” tuturnya.
Sebelum kembali ke Istana Merdeka, Presiden Joko Widodo
akhirnya memutuskan untuk berfoto bersama-sama seluruh masyarakat yang berada
di kawasan tersebut. (yb/din/foto:
setneg)
