MARABAHAN, banuapost.co.id–
Ingin mengadopsi ilmu tentang pelayanan publik yang tersentral di satu tempat,
Komisi I DPRD Banjarbaru belajar ke Kabupaten Batola, Selasa (25/6).
Kunjungan kerja rombongan DPRD Banjarbaru yang dipimpin
ketua komisi H Jamli, berjumlah 9 orang ditambah Kadisdukcapil Banjarbaru, Dra
Hj Sri Fatma Karmaidita dan staf.
Rombongan wakil rakyat Banjarbaru ini, dalam rangka
melihat dari dekat keberadaan Mal Pelayanan Publik di Kota Bahalap. Mereka
diterima langsung Kepala Disdukcapil Batola, H Jakuinuddin dan jajarannya.
“Sebenarnya kami sudah melihat di daerah lain yang lebih
besar, namun hal itu tentunya memerlukan biaya besar. Sedang di Batola ini,
kondisinya minimalis,” ujar Hj Sri Fatma.
Dengan keterbatasan dana yang dimiliki, lanjut Hj Sri
Fatma, pihaknya kemungkinan mencoba mengadopsi yang ada di Batola ini.
Menurutnya, ketertarikan mereka untuk penerapan mal
pelayanan publik ini karena banyak manfaat yang bisa diberikan kepada
masyarakat.
Sementara Kadisdukcapil Batola, Jakuinuddin, menerangkan,
Mal Pelayanan Publik Batola dientuk awal 2019. Di Mal ini terdapat 21 jenis
layanan yang berasal dari 11 instansi.
enis layanan itu seperti layanan perizinan, non perizinan,
KTP elektronik, KK, surat pindah (WNI), akte kelahiran, akte kematian, akte
perkawinan, akte perceraian, dan perubahan status kewarganegaraan anak.
Kemudian ada juga pelayanan perijinan KIA, SLRT,
pendaftaran dan konsultasi BPJS, KIR Kesehatan, golongan darah, kartu pencari
kerja, pemasangan baru dan pengaduan air minum, dan pembayaran air minum.
Selanjutnya konsultasi dan pembayaran pajak, PBB dan
BPHTB, pajak daerah dan retribusi lainnya, SIM keliling, dan layanan perbankan.
(rd/foto: ist)
