PELAIHARI, banuapost.co.id – DPRD Kabupaten Tanah Laut (Tala) menekankan pentingnya penyusunan anggaran yang terukur dan sesuai kemampuan keuangan daerah dalam pembahasan APBD 2027.
Sejumlah sektor, mulai dari pendidikan, kesehatan hingga penguatan ekonomi masyarakat, diharapkan tetap menjadi prioritas pembangunan.
Ketua DPRD Tala, H Khairil Anwar, mengatakan proyeksi pendapatan dan belanja daerah perlu dicermati secara menyeluruh agar kebijakan anggaran tetap memperhatikan keberlanjutan fiskal.
Dalam pembahasan awal KUA-PPAS 2027 pada Juli 2026, Pemkab Tala memproyeksikan pendapatan daerah sekitar Rp1,601 triliun dan belanja sekitar Rp1,976 triliun. Terdapat selisih sekitar Rp375 miliar antara kedua proyeksi tersebut.
Menurut Khairil, selisih itu perlu dikaji dengan mempertimbangkan struktur pembiayaan daerah, sumber pendanaan yang sah, serta kemampuan keuangan daerah secara keseluruhan.
“Jadi, kita tidak boleh hanya melihat besarnya belanja, tetapi juga harus memastikan bagaimana belanja tersebut dibiayai dan apakah keberlanjutan fiskal daerah tetap terjaga,” ujarnya, Jumat (23/10).
Ia menjelaskan, pendidikan, kesehatan, penanganan kemiskinan, penguatan ekonomi masyarakat, pemerataan infrastruktur, serta peningkatan kualitas pelayanan publik perlu mendapat perhatian utama dalam pembahasan anggaran.
Selain itu, program yang berpotensi membuka lapangan kerja dan meningkatkan produktivitas sektor pertanian, perikanan, usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), serta potensi ekonomi lokal juga perlu dipertimbangkan sesuai kebutuhan dan karakteristik masing-masing wilayah. zkl/foto: Ist