BANJARMASIN, banuapost.co.id–
Dengan pangkat Kolonel yang disandang orang pertama di lingkup Komando Distrik
Militer (Kodim) 1007/Banjarmasin, tentunya semakin banyak tanggungjawab dalam
menjaga keamanan dan pertahanan yang diberikan pimpinan TNI.
“Terlebih lagi menyambut Pulau Kalimantan menjadi Ibu kota
negara, sehingga seluruh kodim di Kalimantan juga naik type, termasuk juga
nanti koremnya,” ujar Walikota Banjarmasin, Ibnu Sina.
Ibnu mengungkapkan hal itu saat pisah sambut Dandim 1007/Banjarmasin
dari Letkol Inf Nopid Arif kepada Kol Inf. Anggara Sitompul, Rabu (28/8) malam.
Dengan kodim naik type A ini, sambung Ibnu, tentu Pemkot
Banjarmasin siap bersinergis dengan jajaran TNI/Polri guna sama-sama
mengamankan Pulau Kalimantan, khususnya Kota Banjarmasin.
“Dengan dijadikannya Pulau Kalimantan sebagai IKN, peluang
besar jadi masa depan Indonesia. Mudah-mudahan kita bisa menjaga bersama-sama
keutuhannya,” imbuhnya.
Sementara di tempat yang sama Letkol Inf Nopid Arif, yang
mendapatkan tugas baru sebagai Dandim Milanau, Kalimantan Utara, mengaku
terharu meninggalkan Kota Banjarmasin.
“Terasa sedih, karena hanya bertugas 8 bulan. Sehingga
belum bisa memberikan yang terbaik untuk Kota Banjarmasin,” ujarnya.
Meski belum memberikan yang terbaik, sambung Kol Inf
Nopid, tetap merasa bangga karena telah menjadi salah satu warga Banjar.
“Apa yang saya kerjakan disini, secara positif akan saya
bawa ke tempat yang baru,” katanya.
Sedang Dandim baru, Kol Inf. Anggara Sitompul, mengaku
sudah sowan ke beberapa tempat, terutama jajaran forkopimda Kota Banjarmasin,
tokoh agama dan tokoh masyarakat.
“Sehabis serah terima jabatan, Jumat (16/8), saya sowan
ke beberapa tempat, meski belum semuanya. Tapi akan saya usahakan mengunjungi dalam
menjalin siraturahmi,” imbuhnya.
Sebagai orang baru, lanjut Kol Inf Anggara, tentu
siraturahmi itu penting untuk mendapatkan dukungan semua komponen dalam rangka menjalankan
amanah yang telah diberikan negara. (yb/asy/foto:
asykin)
