MUARA TEWEH, banuapost.co.id–
Bupati Barut, H Nadalsyah, mengajak masyarakat menumbuhkan akar literasi dengan
cara membaca paling sedikit 15 menit setiap harinya agar berguna di seluruh
aspek kehidupan.
“Karena literasi itu sendiri menjadi alat yang penting
untuk memajukan perdaban suatu bangsa. Budaya literasi harus lebih ditanamkan
sejak usia dini agar bisa mengenal bahan bacaan dan menguasai dunia
tulis-menulis,” kata H Koyem, sapaan akrab Bupati Barut itu, Senin (2/9).
Melalui gerakan ini, bupati berharap minat membaca
masyarakat semakin tinggi. Sehingga banyak informasi yang didapat dari
perpustakaan.
Untuk itu, H Koyem mengajak semua untuk dapat berperan
aktif dalam mendukuing gerakan donasi buku dari masyarakat untuk masyarakat,
sebagai upaya menumbuhkan minat baca bagi masyarakat Kabupaten Barito Utara.
Menurutnya, salah satu sarana yang dilakukan pemerintah
untuk mencerdaskan kehidupan bangsa, dengan mendayagunakan perpustakaan.
Perpustakan Kabupaten Barut setiap tahunnya melakukan lomba
perpustakaan desa tingkat kabupaten dalam wujud melakukan pembinaan terhadap
setiap perpustakaan desa yang ada.
Pada tahun ini, Desa Lemo 2, Kecamatan Teweh Tengah,
mendapatkan juara I sebagai perpustakaan desa terbaik dalam lomba perpustakaan
desa Tingkat Kabupaten, Desa Trahean mendapatkan juara II Kecamatan Teweh
Selatan, dan juara III Desa Trinsing Kecamatan Teweh Selatan.
Juara I lomba perpustakaan desa tingkat kabupaten telah
mengikuti lomba perpustakaan desa tingkat provinsi, dan Desa Lemo 2 mendapatkan
juara harapan III. (arh/foto: ist)
