MUARA TEWEH, banuapost.co.id–
Bupati Barut, H Nadalsyah, mengapresiasi perpustakaan di wilayahnya karena melaksanakan
program yang dicanangkan perpustakaan nasional, menjadi pusat belajar dan
berkegiatan bagi masyarakat.
“Tranformasi perpustakaan berbasis inklusi sosial
merupakan suatu pendekatan pelayanan yang berkomitmen meningkatkan kualitas
hidup dan kesejahteraan pengguna perpustakaan,” kata bupati pada apel gabungan
di lingkup Pemkab Barito Utara, Senin (2/9).
Menurutnya, perpustakaan Kabupaten Barut telah berhasil
menjadi sarana bagi seluruh lapisan masyarakat Barito Utara dalam mengembangkan
potensi dengan melihat keragaman budaya, kemauan untuk menawarkan perubahan
serta menawarkan kesempatan berusaha, melindungi dan memperjuangkan hak asasi
manusia.
“Untuk itu pada kesempatan ini, saya juga berpesan kepada
seluruh masyarakat untuk menjaga dan merawat perpusatakaan yang ada di
Kabupaten Barito Utara agar menjadi wadah untuk belajar dan mengembangkan diri
agar terwujudnya masyarakat yang berkualitas dan berintelektual,” ujar H Koyem,
sapaan akrab Bupati Barut itu.
Literasi mempunyai peranan penting dalam mendorong
kesejahteraan masyarakat. Sedang perpustakaan, mempunyai peran penting dalam
meningkatkan literasi masyarakat.
“Literasi merupakan hak dan memberikan manfaat nyata,
yang didapat melalui pendidikan sekolah maupun literasi untuk orang dewasa,”
katanya. (arh/foto: ist)
