MUARA TEWEH, banuapost.co.id–
Perusahaan yang berinvestasi di Barito Utara, entah bergerak di bidang tambang
batubara, perkebunan maupun HPH, dalam perekrutan karyawan atau pekerjanya, diminta mengutamakan masyarakat lokal
terlebih dahulu.
“Tapi apa yang kita lihat selama ini, para karyawan yang
direkrut berasal dari luar daerah,” kata anggota DPRD Barut, Haris Fitriadi,
Selasa (10/9).
Padahal, lanjut kader Partai Gerindra ini, karyawan yang
berasal dari luar daerah juga sama, tidak bisa atau belum memiliki skill. Hanya
sebagian karyawan yang sudah memiliki pengalaman kerja yang baik.
Diingatkan Haris, pihak perusahaan dalam menambah
pengalaman kerja atau keahlian para pekerja atau karyawannya, harus mengikutsertakan penduduk lokal.
“Jangan hanya karyawan yang berasal dari luar daerah yang
diikutkan dalam pelatihan. Hal ini nantinya untuk pengalaman para karyawan yang
berasal dari daerah ini yang pada akhirnya karyawan tersebut siap pakai dengan
keahlian yang telah didapat,” jelasnya.
Politisi kelahiran 1996 ini, meminta kepada seluruh
perusahaan yang ada di Barut, agar dalam perekrutan harus mengutamakan penduduk
lokal terlebih dulu.
“Jika hanya alasan skill ataupun keahlian, masyarakat di
daerah ini juga sudah memiliki keahlian,” pungkasnya.
Kenapa untuk lebih mengutamakan penduduk lokal, sambung
Haris, karena jangan sampai mereka jadi penonton di tempatnya sendiri. Paling
tidak, 75-80 persen yang bekerja adalah penduduk lokal. (arh/foto: ist)
