MUARA TEWEH, banuapost.co.id–
Bak penampungan dikuras dan dibersihkan, air PDAM Muara Teweh tak akan mengalir
ke rumah-rumah pelanggan.
Selama se hari tak mengalirnya air bersih milik
perusahaan daerah itu, Senin (4/11), diakui Dirutnya, Agus Suryanto, yang
ditemui di ruang kerjanya.
“Penghentian penyaluran air bersih dilakukan karena
adanya pengurasan dan pembersihan bak penampungan air baku yang berlokasi di
Karang Jawa, Kelurahan Melayu, Teweh Tengah,” katanya.
Pekerjaan pengurasan dan pembersihan, lanjut Agus, diperkirakan
memakan waktu selama satu hari penuh.
Karena itu, menurut Agus, diharapkan para pelanggan dalam
kota Muara Teweh, sudah menampung air secukupnya selama kegiatan pengurasan dan
pembersihan bak dilakukan.
“Sehingga apabila nanti waktunya bertambah, maka warga
atau pelanggan PDAM tidak kehabisan air,” imbuhnya.
Selain itu, sambung Agus, pembersihan bak penampungan juga
sebagai wujud peningkatan atau pemberian pelayanan yang terbaik kepada para
pelanggan.
Sehingga air yang nantinya disalurkan dapat menjadi lebih
bersih. Karena dengan bak penampungan yang kotor, maka air yang disalurkan dan
dialirkan kepada pelanggan, juga akan kotor. (arh/foto: ist)
