BANJARMASIN, banuapost.co.id– Terwujudnya jembatan Pulau Laut, menghubungkan Pulau Kalimantan dan Kotabaru, menjadi target perjuangan Partai Nasional Demokrat (NasDem) untuk kepentingan masyarakat Kalsel .
Perjuangan tersebut berupa peningkatan infrastruktur
dengan alokasi anggaran di APBN. Karena itu, Fraksi Partai NasDem di DPR RI akan
memperjuangkan aspirasi itu di pusat.
“Anggota Fraksi DPR RI Partai NasDem sudah mengetahui apa
yang harus diperjuangkan untuk masyaralat Kalsel,” ujar Wakil Ketua Bidang
Pemenangan Pemilu DPW Partai NasDem Kalsel, H Martinus.
Soal diperjuangkannya jembatan, dikemukakan mantan petinggi
di PU Kalsel itu di sela silaturrahmi dan konsolidasi Partai NasDem Kalsel
dengan Wakil Ketua Umum DPP-nya, Ahmad Ali, (7/12) malam.
“Saya sudah menyampaikan ke Wakil Ketua Badan Anggaran
DPR RI dari Partai NasDem, Rusdi Masse Mappasessu, agar bisa dianggarankan dan
diperjuangkan, khususnya dukungan dana melanjutkan Pembangunan Jembatan Pulau
Laut,” sambung Martinus.
Seperti diketahui, Jembatan Pulau Laut memiliki bentang 5,8 km. Khususnya bantuan pembangunan bentang
tengah untuk menghubungkan daratan Kalimantan dengan Pulau Laut (Kotabaru),
yaitu Kabupaten Tanah Bumbu dengan Kabupaten Kotabaru.
Menurutnya, Pemprov Kalsel dan Kabupaten Tanah Bumbu
serta Kabupaten Kotabaru telah sepakat untuk sharing dana untuk pembebasan
tanah dan pembangunan jembatan pendekat yang sudah dimulai pengerjaannya pada
tahun 2015.
“Namun karena keterbatasan anggaran provinsi dan kabupaten,
maka masyarakat mengharapkan bantuan dana APBN untuk pembangunan bentang tengah
jembatan melalui Kementerian PUPR,” ucapnya.
Dari 13 kabupaten yang ada di Kalsel, lanjut Martinus, hanya
Kabupaten Kotabaru yang belum terhubung akses jalan darat.
“Karena itu dengan terhubungnya daratan Kalimantan dengan
Pulau Laut, maka Kabupaten Kotabaru tidak terisolir dan dapat berkembang
menjadi kawasan pariwisata dan perekonomian sektor-sektor lainnya,” jelasnya.
Sementara Wakil Ketua Badan Anggaran DPR RI dari Partai
NasDem, Rusdi Masse Mappasessu, mengungkapkan, pihaknya tengah menggali
aspirasi masyarakat secara luas, yang akan diperjuangkan untuk kepentingan
rakyat Indonesia, khususnya pemerataan pembangunan di daerah. (imn/foto: iman)
