MUARA TEWEH, banuapost.co.id– Dinas Kesehatan Kabupaten Barito Utara (Dinkes Barut) mengimbau masyarakat mewaspadai berbagai penyakit yang sering timbul saat pergantian musim dari kemarau ke musim hujan.
Menurut Plt Kepala Dinas Kesehatan Barito Utara, H
Siswandoyo, jenis penyakit yang timbul pada musim pancaroba, di antaranya demam
berdarah dengue (DBD), influenza dan diare.
“Saat musim penghujan, rawan penyakit DBD menyebar. Karena
banyak genangan-genangan air bekas hujan yang jadi sarang nyamuk pembawa
penyakit DBD,” ujar Siswandoyo, Ahad (8/12).
Untuk mengantisipasinya, lanjut Siswandoyo, Dinas
Kesehatan Barito Utara mengimbau masyarakat untuk melakukan gerakan 3M Plus,
yakni menutup, menguras bak mandi, dan mengubur barang-barang bekas yang sudah
tidak terpakai.
Selain itu, taburkan bubuk larvasida, pakai kelambu dan
kasa nyamuk, tanam tanaman pengusir nyamuk, pakai lation anti nyamuk. Lakukan
disetiap rumah melalui gerakan 1 rumah 1 jumantik.
’Ini merupakan langkah awal untuk pencegahan terhadap
penyebaran penyakit yang dibawa nyamuk aedes
aegypti itu. Dinkes juga siap melakukan pengasapan (fogging) di sejumlah
wilayah yang sering terkena banjir.
“Wabah DBD bisa terjadi di wilayah manapun, terutama pada
kawasan yang rawan banjir. Biasanya bulan–bulan yang paling rawan terjadi, antara
Desember hingga Februari,’’ jelasnya. (arh/foto:
ist)
