JAKARTA, banuapost.co.id– Kejaksaan Agung memperoleh 55 penghargaan Zona Integritas Menuju Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) dan Zona Integritas Menuju Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM) 2019. Ke-55 penghargaan diserahkan Wakil Presiden, Ma’ruf Amin, di Hotel Bidakara, Jakarta Selatan, Selasa (10/12).
Penghargaan merupakan apresiasi pemerintah, dalam hal ini
Kemenpan RB kepada jajaran di tingkat
eselon I yang menunjukan wilayah kerjanya melayani dengan cepat dan transparan.
Hal tersebut sesuai dengan program kerja Presiden Jokowi dan Wakil Presiden,
Ma’ruf Amin.
Salah satu penerima penghargaan, Kepala Badan Pendidikan
dan Pelatihan Kejaksaan (Kabadiklat) RI, Setia Untung Arimuladi atas
dedikasinya menciptakan lingkungan kerja yang bersih dan transparansi dalam
menjalankan pogram.
Usai menerima penghargaan, Mantan Kepala Pusat Penerangan
Kejagung ini, mengaku bersyukur karena banyak upaya dan kerja keras yang dilakukan
untuk mewujudkan pengabdian dan kinerja yang brillian. Salah satunya, keluar
dari zona nyaman.
“Kesungguhan dan komitmen adalah kunci utama untuk
melakukan perubahan. Mengubah mind set, atau pola pikir, mengubah budaya kerja,
berpikir out of the box, keluar dari zona nyaman,” tutur Mantan Kajati Jabar itu.
Untuk pejabat eselon I Kejaksaan RI, predikat WBBM juga diraih Jaksa Agung Muda Bidang Pidana Khusus
(Jampidsus), Dr M Adi Toegarisman.
Penghargaan dari Kemenpan RB bukan pertama kali ini.
Sebelumnya, 2018 lalu, Badiklat juga meraih WBK dengan Predikat Unit Kerja
Eselon I yang berhasil membangun Zona Integritas Wilayah Bebas dari Korupsi
(WBK).
Menurut mantan Kajati Riau ini, penghargaan itu tidak
terlepas dari dukungan seluruh pegawai, termasuk dukungan dari para peserta diklat,
narasumber, Widyaiswara, pengajar dan para stake holder.
Selain membuat program yang menyentuh masyarakat,
Badiklat selalu berupaya mengedepankan pelayanan publik yang terbaik.
“Ke depan, predikat ini harus dipertahankan dan
ditingkatkan. Memang berat, butuh keihklasan dan kesungguhan untuk berbuat yang
terbaik untuk institusi,” ucap Setia Untung. (yb/red/foto: ist)
