MUARA TEWEH, banuapost.co.id– Dinas Pertanian Kabupaten (Distan) Barito Utara, memberikan bimbingan teknis (bimtek) penanganan pascapanen dan pemanfaatan mesin panen jagung di Desa Rimba Sari, Teweh Tengah, Kamis (9/1).
“Bimtek sebagai salah satu upaya untuk mendukung
swasembada pangan berkelanjutan,” jelas Kadis Pertanian, Ir Setia Budi, saat
membuka kegiatan, Kamis (9/1).
Dalam rangka pemenuhan pangan dan peningkatan mutu produksi
tanaman pangan, lanjut Setia Budi, berbagai upaya dilakukan pemerintah.
Di antaranya diimplementasikan melalui pengelolaan
tanaman terpadu (PTT) yang salah satunya adalah penanganan pascapanen tanaman
pangan.
Menurutnya, dalam pembangunan pertanian, subsistem
penanganan pascapenen masih menghadapi berbagai kendala. Yakni masih tingginya
kehilangan susut hasil panen dan rendahnya mutu hasil panen yang disebabkan penanganan dan pascapanen yang tidak tepat
atau tidak memenuhi syarat.
Kondisi ini karena terbatasnya kemampuan dan pengetahuan
petani dan pelaku usaha akan penanganan panen dan pascapanen yang baik, termasuk
terbatasnya ketersediaan sarana dan prasarana pascapanen.
Penanganan panen dan pascapanen yang baik, merupakan
faktor penentu yang sangat penting untuk menekan susut hasil, mempertahankan
mutu hasil, mempertahankan dan memperpanjang masa simpan serta meningkatkan
daya saing komoditas tanaman pangan, khususnya padi, jagung dan kedelai.
“Untuk itu diharapkan melalui kegiatan bimtek ini petani
mampu melaksanakan usaha taninya dengan baik, khususnya pada penanganan pascapanen
dan pemanfaatan alat mesin,” pungkasnya. (arh/foto:
ist)