PELAIHARI, banuapost.co.id– Durian Tangkai Panjang dari Desa Bentok Darat, Bati Bati, milik Toniansyah, tampil sebagai kampuin dalam kontes yang digelar Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura dan Perkebunan Tanah Laut, Senin (13/1).
Sementara juara 2, durian Adangan dari Panyipatan milik Lamsani. Sedang juara 3 milik Ahmad Salahudin dengan nama durian si Mangkal dari Asam Asam.
“Nantinya juara 1, 2 dan 3 ini, akan mewakili Kabupaten
Tala dalam kontes durian yang akan diadakan di Kiram, Sabtu (18/1) mendatang,” jelas Kepala Dinas
Tanaman Pangan, Hortikultura dan Perkebunan Tanah Laut, Ahmad Mustadi, usai
kontes durian yang dihelat instasinya, Senin (13/1).
Selain tiga juara yang diikutsertakan mewakili Tala dalam
kontes durian di salah satu objek wisata di wilayah Kabupaten Banjar tersebut, kontes
durian Tala ini juga memunculkan tiga juara harapan lainnya.
Juara harapan 1 diraih Ipul Jurai dengan nama durian
Rangga Malang dari Tungkaran, juara harapan 2 atas nama Ibrahim dengan nama
durian Tembaga dari Atu Atu, dan juara harapan 3 atas nama Syahri dengan nama
durian Si Rabut dari Pelaihari.
Menurut Kepala Distanhorbun Tala, Ahmad Mustadi, kontes
durian Tala diikuti 65 peserta dari 9 kecamatan, kecuali Kecamatan Bumi Makmur
dan Kurau.
“Tanah Laut memiliki lebih dari 1.000 jenis durian
yang tersebar di desa-desa,” ujarnya.
Kontes ini juga sebagai implementasi visi misi Bupati dan
Wakil Bupati Kabupaten Tala dalam meningkatkan pembangunan ekonomi yang
berkelanjutan.
Selain itu, untuk mencari kualitas durian lokal yang baik,
serta nantinya dijadikan maskot durian Kabupaten Tala yang bibitnya bisa
dikembangkan lebih lanjut.
“Juara 1, 2 dan 3 Insya Allah pohonnya akan menjadi
pohon induk yang akan dikembangkan menjadi bibit. Baik itu melalui okulasi
maupun sambung pucuk,” jelasnya.
Karena akan dijaikan mascot, diharapkan kepada para
pemilik buah durian, agar jangan menjual atau menebang pohon duriannya.
Sementara Bupati Tala, H Sukamta, dalam sambutannya
berharap dengan adanya kontes durian dapat memberi semangat dalam melestarikan
buah tersebut di Tala.
“Buah durian di Tala memang berbeda dan cita rasanya,
serta yang terbaik dari durian lain yang pernah saya cicipi,” ujar Kamta,
sapaan akrabnya.
Menurut Sukamta kualitas durian di Tala tidak kalah
dengan durian di daerah lain. Terlebih harga durian di Tala relatif stabil.
“Saya kira durian bisa menjadi peningkatan
pendapatan untuk rakyat Tala,” ucapnya.
Untuk itu Kamta berharap buah durian bisa menjadi salah
satu penghasilan bagi masyarakat. Sebab durian sangat cocok dengan kondisi
iklim serta kelembaban di Kabupaten Tala. (zkl/foto:
ist)