JAKARTA, banuapost.co.id– Kekhawatiran berbagai pihak terutama masyarakat Natuna akan virus corona terdampak pada Warga Negara Indonesia (WNI) yang menjalani observasi setelah dievakuasi dari China, tak terbukti.
Sebanyak
285 WNI itu, ternyata sehat. Bahkan ada di antara mereka yang memulai kuliah
dengan mengakses secara daring.
“Secara
keseluruhan, kondisi kesehatan para warga negara kita yang jumlahnya 285 di
ring satu, dan teman-teman yang memberikan pelayanan di ring dua, Alhamdulillah
semua dalam keadaan baik, sehat,” jelas Dirjen
Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Kemenkes, Anung Sugihantono dalam
sambungan telepon kepada media di Kementerian Kesehatan Jakarta, Selasa (4/2).
Bahkan,
lanjut Anung, tidak ada satupun terdeteksi suhunya di atas 38 derajat celcius. Tidak
ada keluhan yang dilaporkan dari masing-masing orang dalam ruang observasi
kesehatan itu.
Menurut
Anung, sudah ada salah satu mahasiswa fakultas kedokteran perguruan tinggi
China yang dalam observasi kesehatan, telah melaksanakan kuliah secara daring
melalui sambungan internet.
“Saat
ini ada teman-teman yang sudah masuk kuliah, ada mahasiswa kedokteran. Mereka
mengakses materi pembelajaran dari fakultas tempat mereka kuliah,” ujar Anung.
Saat
ini WNI yang dalam masa observasi kesehatan juga sudah diberikan akses
komunikasi, baik telepon maupun internet, sebagai bagian dari fasilitas yang
diberikan.
Para
WNI yang sebagian besar mahasiswa itu, juga diperbolehkan menghubungi anggota
keluarganya di Indonesia melalui sambungan telepon.
Pemerintah melalui Kementerian Kesehatan, TNI-Polri, BNPB dan instasi lainnya, terus berupaya memenuhi kebutuhan para WNI yang dalam masa observasi kesehatan. Beberapa keperluan terus ditambahkan, seperti makanan jajanan atau snack, alat musik, dan dukungan layanan psikologis lainnya.
Anung juga memastikan kondisi masyarakat di Natuna sudah kembali normal dan beraktivitas seperti biasanya. “Masyarakat melakukan aktivitas seperti biasa. Anak sekolah kembali masuk setelah kemarin sempat diliburkan. Semua seperti biasa,” imbuh Anung. (yb/bgla/foto: bergelora)
