BANJARMASIN, banuapost.co.id- Want-wanti keberadaan pers dalam pesta demokrasi lima tahunan untuk bersikap netral, kembali mengemuka dalam seminar Hari Pers Nasional (HPN) 2020 yang mengusung tema: “Media Berkualitas untuk Pilkada Damai”, Jumat (7/2) pagi.
Seminar yang digelar di Golden Tulip Hotel itu, merupakan
kalaborasi panitia HPN dengan Kominfo. Selain mantan Menteri Pendidikan di era
Presiden SBY, Mohammad Nuh, yang juga Ketua Dewan Pers Pusat, narasumber
lainnya Prof. Dr Widodo Muktiyo, Dirjen Informasi dan Komunikasi Pubik
Menkominfo.
Wanti-wanti netralitas pers dalam pemberitaan pilkada ini sangat wajar dikemukakan M Nuh, mengingat media pekerjaannya ‘di antara’. Terlebih lagi di Kalsel 2020 ini, akan diselenggarakan pesta demokrasi lima tahunan, baik pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur, juga beberapa kepala daerah kabupaten dan kotamadya.
“Artinya, tidak boleh menempel pada satu pihak, lalu menolak kandidat yang lain. Intinya, mengalirkan antara satu dengan yang lain ke ranah publik.” ujar mantan Mendikbud 2009-2014.
Aliran ide-ide, lanjut M Nuh, harus tetap berjalan.
Karena kalau aliran ide itu beku, maka tidak bisa berkembang. Padahal suasana
pilkada itu ingin ada ide-ide dari para kandidat keluar mengalir semua.
“Yang bisa mengalirkan itu, ya kawan-kawan media dengan
berbagai inovasi dan kreasinya dalam menggali informasi,” jelasnya.
Begitupun ketika sang kandidat menyampaikan
program-programnya untuk dialirkan para media ke ranah publik, pers juga harus
memperhatikan temperaturnya agar jangan melebihi batas kewajaran.
“Karena jika batas kewajaran terus dipublikasikan, yang
terjadi aliran akan dapat meledak.” imbuhnya.
Kalau kondisi demikian terjadi, sambung M Nuh, yang rugi
adalah semua. Karena itulah selaku Dewan Pers berpesan, namanya media itu
perkerjaan yang di antara.
“Jangan hanya karena pilkada yang terjadi 5 tahun
sekali menjadi pemecah bekah persaudaraan
kita. Maka jadilah pendingin jika temperaturnya sangat tinggi, dan jadilah
penghangat disaat temperaturnya sangat dingin,” tandasnya. (oie/foto: olive)
