BANJARMASIN, banuapost.co.id– Ratusan WNI, baik yang bekerja maupun kuliah di sejumlah kampus di Provinsi Hubei, China, selesai menjalani karantina di Hanggar Pangkalan Udara (Lanud) Raden Sadjad Ranai Natuna.
Mereka dipulangkan ke daerah masing-masing karena
kondisinya memang benar-benar sehat. Termasuk di antaranya delapan mahasiswa
asal Kalsel, Sabtu (15/2).
Namun dari delapan mahasiswa tersebut, rencananya tujuh
orang pulang ke Kalsel. Sedang satu lagi, pulang ke Surabaya, Jawa Timur.
Informasi terhimpun, para mahasiswa yang dikarantina sejak
2 Februari 2020 itu, rencananya bertolak dari Natuna, Sabtu (15/2) siang menuju
Bandara Halim Perdana Kusuma, Jakarta.
Mereka bersama
rombongan pemerintah pusat, termasuk Badan Nasional Penanggulangan Bencana
(BNPB). Setibanya di Halim, dilakukan penyerahan ke perwakilan pemerintah
daerah, untuk selanjutnya perjalanan ke daerah masing-masing.
Kepala BPBD Kalsel, Wahyudin, melalu pesan singkatnya
kepada awak media mengatakan, untuk tujuh mahasiswa Kalsel dijadwalkan
berangkat dari Bandara Sukarno Hatta, Minggu (16/02) sekitar pukul 10:10 WIB.
“Informasi yang kami terima, enam orang asal
Tabalong dan satu dari Banjarmasin,” ujar Wahyudin.
Diakui Wahyudin, tidak ada penjemputan khusus terhadap
para mahasiswa ini. Para mahasiswa ini nantinya pulang dijemput keluarga masing-masing.
“Kami hanya memonitor saja,” ujar Wahyudin.
Terpisah Gubernur Kalsel, Sahbirin Noor, mengatakan,
sudah menerima laporan kepulangan para mahasiswa ini. “Mereka sudah
terseleksi. Kalau sudah dibolehkan pulang, mereka berarti sudah dalam kondisi
bagus,” kata gubernur yang akrab disapa Paman Birin ini. (emy/foto: ist)
