MUARA TEWEH, banuapost.co.id– Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan kantor Cabang Muara Teweh, menggelar sosialisasi program Jaminan Kesehjatan Nasional kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS) di Desa Lemo II, Teweh Tengah.
Sosialiasi dihelat di Balai Desa Lemo II, Jumat (14/2), di
buka Sekdes Eddy Suryadi. Selain dihadiri masyarakat, pihak BPJS Kesehatan
Barito Utara menurunkan ‘jurkam’ Bidang
Kepesertaan dan Pelayanan Peserta, Orrien Cantona.
Sekdes Eddy Suryadi mengatakan, masyarakat, khususnya di
Desa Lemo II, banyak ingin ikut program JKN. Namun tidak mengetahui bagaimana
caranya untuk ikut jadi peserta.
Masyarakat sekarang disaat sakit, menurut Eddy, disitulah
mereka ingin menjadi peserta BPJS Kesehatan. Sementara Pemdes Lemo II, hanya
bisa membuat surat keterangan tidak mampu dari desa.
“Kami dari Pemdes Lemo II juga sudah mengisyaratkan
kepada masyarakat, agar segera membuat kartu BPJS Kesehatan dengan menyiapkan
persyaratan yang sudah ditentukan,” katanya.
Sementara Orrien Cantona menjelaskan, peserta BPJS
Kesehatan setiap orang, termasuk orang asing, yang bekerja paling singkat 6
(enam) bulan di Indonesia dan telah membayar
iuran.
Peserta jaminan kesehatan meliputi penerima bantuan iuran
kesehatan (PMI), yaitu fakir miskin dan orang tidak mampu, dengan penetapan
peserta sesuai ketentuan dan peraturan perundang-undangan.
Penduduk yang didaftarkan pemerintah daerah, sebelumnya belum
terdaftar sebagai peserta kesehatan. Sedang yang bukan penerima bantuan iuran
jaminan kesehatan (Non PBI) terdiri dari pekerja penerima upah dan anggota
keluarganya, serta bukan pekerja dan anggota keluarganya. (arh/foto: ist)
