PONTIANAK, banuapost.co.id– Setidaknya 5 kementerian mendukung pembangunan Kalimantan, seiring ditetapkannya Ibu Kota Negara (IKN) baru di salah satu provinsi pulau terbesar di Nusantara ini, Kalimantan Timur.
Dukungan kementerian, terungkap dalam Musrenbang Regional
Kalimantan 2020 yang digelar di Kota Pontianak, Kalbar, Rabu (19/2). Musrenbang
dibuka Mendagri, Tito Karnavian.
Paparan ke-5 kementerian itu: “Arah Kebijakan
Pembangunan Kalimantan Menuju Peradaban Baru,” oleh Kementrian Perencanaan Pembangunan Nasional.
Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan dengan tema: “Dukungan Kementerian Pendidikan dan
Kebudayaan terhadap Peningkatan SDM di Kalimantan,”.
Kementerian ESDM dengan tema: “Dukungan Kementerian
ESDM terhadap Kemandirian Energi di Kalimantan,”.
Kementerian PUPR dengan tema: “Dukungan Kementrian
PUPR terhadap Pembangunan di Kalimantan”. Sedang Kemenhub dengan tema:
“Dukungan Kementerian Perhubungan Terhadap Perkeretaapian di
Kalimantan”.
Dalam kegiatan, dilaksanakan penandatanganan Kesepakatan
Usulan Pembangunan Regional Kalimantan, sekaligus penyerahan cinderamata dari
koordinator ke masing-masing gubernur dan mendagri.
Selain itu, juga disampaikan pernyataan sikap dari
seluruh masyarakat dan Gubernur se-Kalimantan dalam mendukung IKN baru di Kaltim.
Kegiatan ini selain dihadiri beberapa Menteri Kabinet
Indonesia Maju, juga Ketua BPK RI, Kepala BPKP RI, anggota DPR RI Dapil
Kalimantan.
Gubernur, Ketua DPRD Provinsi, Bupati/Walikota, Ketua
DPRD Kabupaten/Kota se-Kalimantan. Kemudian pejabat kemendagri, perhubungan,
PUPR, ESDM, LH dan Kehutanan, Sekdaprov, dan Kepala Bappeda Provinsi/Kabupaten/Kota
se-Kalimantan.
Wakil Bupati Barito Utara,Sugianto Panala Putra
didampingi Kepala BappedaLitbang, Drs Muhlis, yang berhadir di kegiatan, mengatakan
kesiapan kabupatennya menjadi penyangga IKN.
“Terlebih, Kabupaten Barito Utara salah satu
kabupaten yang berbatasan langsung dengan Kalimantan Timur sebagai lokasi Ibu
Kota Negara baru,” jelas Sugianto.
Tentunya, lanjut wabup, sebagai kabupaten penyangga akan
merasakan dampak dari pembangunan Ibu kota negara (IKN).
“Semoga nantinya dampak dari IKN ini bisa meningkatkan
pendapatan masyarakat di Bumi Iya Mulik Bengkang Turan,” imbuh wabup. (arh/foto: ist)