JAKARTA, banuapost.co.id– Empat Pilar Kebangsaan, yakni Pancasila, UUD 45, NKRI, dan Bhineka Tunggal Ika, harus dipraktikan dalam kehidupan se hari-hari seluruh anak bangsa di negeri ini.
“Jangan cuma disosialisasikan, tapi benar-benar menjadi
praktik perilaku se hari-hari dalam kehidupan bermasyarakat,” tandas Ketua DPR
RI, Dr (HC) Puan Maharani, di sela-sela
acara Riding Kebangsaan Empat Pilar MPR RI, di Kompleks Parlemen, Ahad (23/2)
Karena itu, lanjut penoreh sejarah perempuan pertama
sebagai Ketua DPR RI tersebut, semua pihak agar mengimplementasikan nilai-nila
yang terkandung dalam 4 Pilar Kebangsaan dalam praktik kehidupan se hari-hari.
Riding Kebangsaan 4 Pilar MPR RI merupakan rangkaian
acara sosialisasi nilai-nilai 4 Pilar Kebangsaan yang diperakarsai Bambang
Soesatyo.
Hadir dalam acara ini, sejumlah pimpinan MPR, Wapres ke-6
Try Sutrisno, Jaksa Agung, dan ratusan Bikers dari berbagai klub motor.
Wapres KH Ma’ruf Amin membuka acara, yang juga diisi dengan
lomba cerdas cermat 4 Pilar MPR RI.
Menurut penerima gelar Doktor (HC) dari Universitas
Diponegoro Semarang, Jateng, praktik nilai-nilai 4 Pilar Kebangsaan bisa
dimulai dari hal-hal sederhana.
“Misalnya, menolong tetangga, bergotong royong, serta
menghormati perbedaan suku dan agama,” jelas cucu pendiri bangsa yang juga
Presiden RI pertama, Ir Soekarno itu.
Oleh sebab itu, pemilik nama: Puan Maharani Nakshatra Kusyala, yang juga putri Presiden RI ke-5,
Megawati Soekarnoputri, meminta sosialisasi 4 Pilar Kebangsaan dilakukan
secara kreatif, menyasar semua kelompok masyarakat.
“Manfaatkan platform media sosial dan interaktif, agar
anak-anak muda memahami 4 Pilar Kebangsaan,” ujar wanita kelahiran Jakarta 6 September 46 tahun silam itu.
Puan yang hadir mengenakan kaos seragam Ikatan Motor
Besar Indonesia, secara khusus berterima kasih kepada Bambang Soesatyo sebagai
penyelenggaran acara.
“Terima kasih kepada Pak Bambang Soesatyo yang selalu
menjaga Empat Pilar Kebangsaan, sesuai pesan dari almarhum Pak Taufik Kiemas,” ujar
Puan saat berjabat tangan dengan ketua MPR RI tersebut.
Sejarah tercetusnya 4 Pilar Kebangsaan diprakarsai Taufiq
Kiemas. Ketua MPR yang terpilih secara aklamasi pada 2009.
Setelah terpilih, Taufiq secara marathon melakukan
berbagai rapat dengan Ketua Fraksi MPR untuk membuat sebuah program sosialisasi
UUD 1945 dan juga Pancasila.
Dari sinilah gagasan 4 Pilar Kebangsaan berawal. Gagasan
ini dibuat untuk menunjukkan betapa pentingnya menjaga kesatuan dan persatuan,
serta mengamalkan Pancasila.
“Kita tidak ingin NKRI terpecah seperti Yugoslavia dan
Soviet,” pesan almarhum Taufiq Kiemas, yang juga ayahanda Puan Maharani. (yb/b2n/foto: ist)