MADINAH, banuapost.co.id– Keluarga besar Ir HM Said, Gubernur Kalsel ke-7 dua periode 1984 – 1995 yang tengah menjalankan ibadah umrah, memohon doa masyarakat di provinsi tertua di Pulau Kalimantan ini.
Mohon doa itu disampaikan sang putri, Hj Dewi Damayanti
Said, yang juga Wakil Ketua Komisi II DPRD Kalsel, melalui pesan WhatsApp ke
redaksi banuapost.co.id, Kamis (27/2) malam.
“Alhamdulillah, sehari sebelum penangguhan visa umrah
yang diberlakukan Pemerintah Arab Saudi, kami sampai dengan selamat. Mohon
doanya,” tulis Hj Dewi Damayanti.
Menurut Hj Dewi, keberangkatan rombongan keluarga besar
Ir HM Said itu berjumlah 12 orang, termasuk sang ayahanda, juga Ahmadi Noor Supit,
Gusti Farid Hasan Aman dan Khairilillah dengan keluarga.
“Kami sekeluarga berangkat dengan Travel Al Amin Jakarta menggunakan Maskapai Garuda Indonesia, Rabu (26/2),”
ujar Hj Dewi.
Sehubungan dengan dikeluarkannya kebijakan penangguhan
visa umrah oleh Pemrintah Arab Saudi tersebut, Hj Dewi tetap yakin akan dapat
kembali ke tanah air.
Pasalnya Dirut Garuda, Irfan Setiaputra sudah berkomitmen
akan membawa kembali pulang penumpangnya.
“Garuda tetap berkomitmen bawa pulang. Jadi kita
akan pergi kosong dan bawa pulang,” kata Irfan Setiaputra saat konferensi
pers di Jakarta, Kamis (27/2), sebagaimana dikutip dari suara pembaruan.com.
Maskapai Garuda Indonesia,
lanjut Irfan, siap mengangkut jamaah umrah kembali ke Tanah Air terkait adanya
larangan terbang oleh Pemerintah Arab Saudi, termasuk penerbangan umrah dalam
upaya pencegahan penyebaran virus korona.
Langkah tersebut diambil Garuda
karena mendapatkan kabar, jamaah umrah yang diangkut maskapai tersebut, sempat
ditolak pihak bandara di Arab Saudi.
Irfan mengaku pengumuman yang
ditetapkan Arab Saudi membingungkan. Karena tanpa jeda dan langsung berlaku
efektif. Sementara Garuda Indonesia, memiliki empat penerbangan ke Tanah Suci,
dua ke Jeddah dan dua ke Madinah menggunakan pesawat berbadan besar
berkapasitas lebih dari 300 penumpang. (yb/foto:
ist)