SAMPIT, banuapost.co.id– Kegiatan Pramuka SMP/MTS tingkat Penggalang di Kecamatan Pulau Hanaut, ditutup camat setempat setelah berlangsung selama dua pekan.
Kegiatan ini ini untuk melatih
mental dan kepribadian kepramukaan kecamatan agar terus maju dan berkembang
sesuai kegiataan ekstra kurikuler di luar sekolah masing-masing.
Menurut Camat pulau Hanaut, Ir H
Eddy Mashami, pramuka merupakan generasi tunas bangsa. Oleh karena itu, tirulah
semangat Baden Powell, Bapak Pandu Dunia dengan dua ajaranya, yaitu cinta alam
dan kasih sayang sesama manusia.
Cara yang cukup sederhana, yakni
membantu menanam pohon, merawatnya dan dengan rajin menyiramnya. Tindakan
membuang sampah pada tempatnya dan senang menolong serta menjalin persahabatan.
“Hormatilah yang lebih tua dan
sayangi yang lebih muda. Itulah sebagai bentuk sikap menjadi pribadi pramuka
sejati,” imbuh camat, Ahad (1/3).
Menjadi pramuka, sambung camat, bukan
hal yang membebani ataupun membosankan. menjadi pramuka sejati selalu riang,
penuhi tugasnya melalui kegiatan yang dapat menumbuh kembangkan jiwa kewiraan
dan menjadi pribadi yang mandiri.
“Banggalah menjadi pramuka
dengan selalu menjaga kode etik sesuai prinsip gerakan pramuka,” pungkas H
Eddy. (umr/foto: ist)