MUARA TEWEH, banuapost.co.id– Menyambut tim Kementrian PUPR, Kamis (5/3), Pemkab Barito Utara gelar rapat terbatas.
Rapat dipimpin Wakil Bupati Sugianto Panala Putra di di Aula
Setdakab Lantai 2, Selasa(3/3). Hadir Kadis PRKPP, Kadis PMPTSP, Kabag Hukum
Setda, Bappedalitbang, RSUD, Dinas PUPR dan Diskominfosandi.
Ratas membahas rencana serah terima Rusunawa ke Pemkab
Barito Utara dan penanganan masalah terkait adanya berita penurunan tanah di
salah satu sisi bangunan.
Menurut Kadis PUPR, Iwan Rusdani, bersama dengan Dinas
PRKPP dan pihak RSUD, telah melakukan pengecekan lapangan adanya penurunan
tanah sekitar 2-5 cm. Meski demikian, tidak akan mempengaruhi struktur bangunan
yang ada.
Terjadi penurunan rabat beton yang berfungsi sebagai
jalan samping bangunan. Bukan bagian dari struktur bangunan.
Sedang pondasi yang digunakan, pondasi tiang pancang
ditambah dengan pondasi telapak yang menyambung dengan kolom dan balok, menyatu
dengan lantai beton bertulang, seperti rumah panggung.
“Insyaa Allah bangunan dijamin kokoh. Untuk
menangggulangi terjadinya gerusan tanah pada sisi bangunan, perlu dibuat
dinding penahan tanah atau turap,” jelas Iwan.
Sementara Kadis PRKPP, H Yaser Arapat, mengapresiasi Pemkab Barito Utara sangat beruntung, karena
telah mendapat rusunawa dengan tipe 36 sebanyak 42 unit.
“Kita berterima kasih kepada Kementrian PUPR yang
telah bersedia membangun rusunawa di Kota Muara Teweh dalam rangka mendukung
pembangunan perumahan dan kesehatan di Barito Utara,” katanya. (arh/foto: ist)