JAKARTA, banuapost.co.id– Kasus positif Covid-19 di Tanah Air, bertambah menjadi enam orang. Dua orang yang terkonfirmasi positif virus korona, diklasifikasi sebagai kasus 05 dan 06.
“Hari ini dari
hasil pemeriksaan laboratorium kita, menambah lagi dua kasus positif,”
kata juru bicara pemerintah untuk penangulangan Covid-19, Achmad Yurianto, di
Kantor Presiden, Minggu (8/3).
Dengan adanya tambahan
dua kasus positif itu, sambung Yuri, sapaan akrabnya, maka total orang terkonfirmasi
positif COVID-19 menjadi enam orang.
Sebelumnya, Yuri mengumumkan
jumlah orang yang diduga terjangkit atau suspect, hingga Ahad siang menjadi 23
orang.
“Kita tahu kemarin
sudah ada empat yang terkonfirmasi positif dan 23 yang masih suspect,”
ujarnya.
Menurut Yuri, pemeriksaan
terhadap suspect dilakukan secara komprehensif. Jika masih ada tanda klinis,
seperti batuk dan demam, meskipun hasil pemeriksaan pertama menunjukkan negatif,
maka tidak dapat serta merta suspect tersebut diklasifikasikan sebagai negatif
Covid-19.
“Kita harus
melakukan serial pemeriksaan negatif berkali-kali. Umumnya dilaksanakan
seminggu, tujuh kali pemeriksaan,” jelasnya.
Banyak laporan rumah
sakit di luar, lanjut Yuri, pada pemeriksaan keenam, ketujuh bahkan kedelapan,
kadang menjadi positif Covid-19.
“Maka kita tidak
boleh anggap ini (serta-merta) negatif dan boleh dipulangkan, karena memang
gejala klinis masih ada. Sebab itu, 23 suspect ini masih kita tahan di RS untuk
kita observasi lebih lanjut,” tandasnya.
Menurut Yuri, sejauh ini
pemerintah telah memeriksa sebanyak 620 spesimen, di mana 327 di antaranya
berasal dari 63 rumah sakit di 25 provinsi.
Keberhasilan
pengendalian penyakit ini, bagaimana memutus rantai penularan dengan
mengisolasi kasus positif. Karena itu pemeriksaan positif atau negative, lebih
ditujukan bagaimana tindak lanjut untuk mengendalikan penyebaran dari
penyakitnya. Jadi bukan dalam rangka melakukan protokol pengobatan penderitanya.
Ditegaskan Yuri, sejauh
ini sudah ada lebih dari 54.000 orang sembuh dari Covod-19 di seluruh dunia,
karena imunitasnya ditingkatkan. Peningkatan imunitas ini menjadi acuan
pemerintah dalam menangani orang yang positif maupun suspect virus korona. (yb/bgla/foto: ist)