PENAJAM, banuapost.co.id– Kampanye cuci tangan pakai sabun setidaknya dengan air mengalir, disosialisasikan hampir semua instansi pemerintah, swasta dan institusi keamanan, di tengah pandemi virus corona atau Covid-19 yang menjangkiti puluhan negara di dunia.
Cuci tangan jadi langkah utama yang direkomendasikan ahli
kesehatan dan dokter, hingga seruan khusus dari Badan Kesehatan Dunia (WHO)
Perserikatan Bangsa Bangsa (PBB).
Salah satunya yang diterapkan di satuan Kodim
0913/Penajam Paser Utara (PPU), mencuci tangan dengan sabun yang sudah disiapkan
tepatnya di pintu masuk kantor, maupun di pintu gerbang penjagaan di Jl Provinsi Km 09, Kelurahan Nipah Nipah,
Kecamatan Penajam, Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU), Selasa (17/3).
Menurut Dandim 0913/PPU, Letkol Inf Mahmud, setiap
anggota, yang masuk makodim, wajib cuci tangan, sebagaimana anjuran dokter.
“Setidaknya untuk jaga-jaga, buat diri kita sendiri dan
keluarga, serta mencegah hal yang tidak di ingginkan,” jelasnya.
Wajib cuci tangan ini, lanjut Letkol Mahmud, dalam rangka
menekan penyebaran virus korona yang sudah ada korbannya di Indonesia, agar
tidak mewabah di wilayah Kabupaten PPU.
Namun demikian, menurut dandim, ada atau tidaknya kasus yang
pertama kali muncul di Provinsi Wuhan, Tiongkok, antisipasi sejak dini harus
terus dilakukan.
“Karena itu jika ditemukan yang terdampak, Kodim 0913/PPU
minta masyarakat untuk tetap tenang dan waspada,” tegas dandim.
Begitupun bila mengalami gejala virus korona, dingatkan Letkol
Inf Mahmud, segera menghubungi klinik kesehatan terdekat, sebelum dirujuk ke
rumah sakit. (yb/pen/foto: ist)