MUARA TEWEH, banuapost.co.id– Dinas Kesehatan Barito Utara membentuk gugus tugas terkait pandemi virus korona, seiring dengan adanya kasus terinfeksi di Indonesia.
“Hingga hari ini, Selasa (17/3), ada sekitar 136 yang
positif di Indonesia. Untuk itu kita perlu kehati-hatian dan kewaspadaan serta
jangan panik,” kata Plt Kadinkes H Siswandoyo, saat membuka sosialisasi BLUD
untuk Puskesmas se Barito Utara, Selasa (17/3).
Sebagai tenaga kesehatan, sambung Plt kadis, memang
berada di garda terdepan. Meski demikian, petugas puskesmas harus mempelajari
protokol-protokol yang ada, dari 1 sampai 5.
Dinas Kesehatan, menurut Siswandoyo, sudah membentuk
gugus tugas di kabupaten, dan ditetapkan sebagai juru bicara komunikasi public.
“Karena itu untuk memberikan keterangan, harus satu pintu,
yaitu melewati Dinas Kesehatan. Begitupun kalau ada kasus yang memang perlu diumumkan,
harus dikonsultasikan terlebih dahulu dengan provinsi dan mungkin ke pusat.
Setiap PNS/ASN, tetap bekerja seperti biasa, apel pagi
dan siang. Sebab kalau diliburkan, siapa yang nantinya akan melayani
masyarakat.
Khusus untuk sosial distancing, dingatkan Siswandoyo,
agar menghindari jabatan tangan, menghindari komunikasi erat individu dengan
individu lainnya, serta menghindari alat makan bersamaan.
“Harus dilakukan, penyemprotan desinfektan di puskesmas,
terutama ke seluruh ruangan sebagai bentuk pencegahan virus korona tersebut,” pungkasnya.
(arh/foto: ist)