TAMBANG ULANG, banuapost.co.id– Seleksi Tilawatil Qur’an (STQ) yang digelar Kecamatan Tambang Ulang, Sabtu (21/3), diapresiasi Bupati Tala, H Sukamta.
“Hampir 25 tahun Kecamatan Tambang Ulang berdiri
sejak 1996, baru hari ini bisa melaksanakan STQ. Ini satu langkah yang luar
biasa,” ujar Kamta, sapaan akrabnya.
Terlebih lagi, sambung Kamta, meski desa-desa di
Kecamatan Tambang Ulang sedikit, tapi peserta STQ-nya sangat banyak.
“Itu menunjukkan, semangat masyarakat Kecamatan
Tambang Ulang membumikan Al Qur’an dalam kehidupan sehari-hari,” tutur
Kamta.
Menurut Kamta, STQ jangan dipandang sebagai perlombaan
semata. Namun juga wadah dakwah agar seluruh masyarakat tertarik dan memahami
serta mengamalkan Al Qur’an.
Karena itu, imbuh Kamta, siapapun masyarakat yang punya
potensi di bidang Al Qur’an, agar ikut dalam STQ tingkat Kecamatan maupun MTQ tingkat
Kabupaten.
Menyinggung virus korona, Kamta mengimbau kepada
masyarakat agar jangan keluar dari Kabupaten Tala untuk sementara waktu, sampai
semua kondisi dan situasi membaik.
Bahkan Pemkab Tala mengambil kebijakan tidak meliburkan
sekolah dan tidak menginstruksikan jajaran ASN dilingkup Pemkab Tala untuk
bekerja dari rumah.
Sebab jika sekolah diliburkan dan ASN bekerja di rumah,
maka dikhawatirkan bagi para pelajar dan ASN, malah bepergian keluar daerah
Tala.
“Untuk pelajar, lebih baik mereka tetap bersekolah.
Tugas kita menjaga jangan sampai ada orang luar Tala yang masuk ke lingkungan
sekolah,” jelas Kamta.
Ditandai dengan pemukulan bedug, kegiatan STQ pertama di
Tambang Ulang itu dibuka secara resmi oleh Bupati H Sukamta.
Total kafilah yang ikut berlomba dalam STQ ini berjumlah berjumlah
130 orang, belum termasuk ofisial dan perangkat desa.
Ada 5 cabang yang diperlombakan, yakni cabang tilawatil
Al Qur’an, cabang hifzil Al Qur’an/hafalan Al Qur’an, cabang syarhil Al Qur’an,
cabang khat/seni kaligrafi Al Qur’an serta cabang musabaqah makalah Al Qur’an. (zkl/foto: ist)