BANJARMASIN, banuapost.co.id– DPP Partai Golkar instruksikan Ketua DPD kabupaten/kota se Kalsel, menjalin komunikasi untuk berkoalisi diperhelatan pilkada 2020, baik untuk bupati-wakil bupati, serta wali kota-wakil wali kota.
Ketua DPD Partai Golkar yang menerima surat tugas untuk menghimpun
kekuatan di perhelatan pilkada ini, Kota
Banjarmasin, Hj Ananda, Kota Banjarbaru, AR Iwansyah, Kabupaten Banjar, H
Rusli, Kabupaten HST, Sa’ban Efendie, Kabupaten Kotabaru, Sayed Jafar, dan Kabupaten Balangan, H Ansharuddin.
Menurut Ketua Harian DPD Partai Golkar Kalsel, H Supian
HK, surat yang diterima masing-masing pimpinan Partai Golkar tingkat
kabupaten/kota, seiring dengan pencalonan bupati-wakil bupati maupun
walikota-wakil walikota, untuk membangun kominikasi dan koalisi ke partai lain.
“Jadi yang diterima itu saya tegaskan, surat tugas
untuk mencari koalisi, yang nantinya akan menjadi gabungan partai koalisi
pengusung bakal calon di pilkada 2020,” jelas Ketua DPRD Kalsel itu, Sabtu
(21/3).
Sejumlah Ketua DPD Partai Golkar tingkat kabupaten/kota
di Kalsel tersebut, lanjut Supian HK, merupakan bakal calon untuk pemilihan
bupati-wakil bupati dan walikota-wakil walikota pilkada 2020 di masing-masing
daerahnya.
Bahkan, menurut Supian HK, calon yang diusung pun sudah meminta izin untuk tidak menghadiri rapat
pimpinan daerah dalam rangka menentukan pelaksanaan Musyawarah Daerah (Musda)
Partai Golkar Provinsi Kalsel.
“Ketidakhadiran mereka sudah ada izin, memenuhi
undangan dari DPP Partai Golkar untuk menerima surat tugas dalam rangka mencari
koalisi partai,” tandas Supian HK.
Namun demikian, lanjut Supian HK, ketidakhadiran Ketua DPD Partai Golkar tingkat
kabupaten/kota, sudah diwakili sekretaris masing-masing.
“Ada perwakilannya, dan hasil papimda menyetujui
pelaksanaan Musda DPD Partai Golkar Kalsel 27 – 28 Maret mendatang,” ujar
Supian HK. (yb/azk/foto: ist)