PELANGKA RAYA, banuapost.co.id– Ratusan warga mendatangi kantor sebuah pengembang perumahan dengan iming-iming DP nol persen di Jl RTA Milono Kota Palangka Raya, Senin (23/3) sore.
Kedatangan warga karena merasa tertipu. Tak ingin terjadi
keributan, dua karyawan perusahaan pengembang, terpaksa dibawa ke kantor polisi
untuk diminta keterangan.
Warga berdatangan untuk mencari kepastian akan uang yang
sudah disetor, apakah dapat ditarik alias dikembalikan.
Jawaban yang diperoleh dari dua karyawan pengembang, justeru
tidak memuaskan. Padahal uang yang sudah disetor, ada yang mencapai puluhan
juta rupiah. Sementara rumah yang diharapkan, tak kunjung dibangun-bangun juga.
Salah satu korban, Rony, mengaku sengaja mengambil tujuh
rumah karena tergiur dengan DP nol persen itu. Namun setelah Rp 23 juta
disetorkan, rumah tak kunjung dibangun-bangun juga.
Bahkan menurut Rony, sebagaimana informasi yang diperoleh,
ada ribuan warga lagi yang ‘tertipu’ dengan pembangunan property lainnya,
seperti swalayan mini maupun pertokoan.
“Kerugiannya mencapai puluhan miliar rupiah,” ujar Rony
yang mengaku mengambil tujuh rumah dengan salah satu saudaranya itu.
Karena suasana memanas dengan kedatangan ratusan warga
yang rumahnya tak jadi-jadi, petugas kepolisian yang berjaga terpaksa membawa
dua karyawan perusahaan pengembang untuk diminta keterangannya. (yb/din/foto: ist)