PALANGKA RAYA, banuapost.co.id– Satu pasien rujukan yang keberadaanya diisolasi di RSUD dr Doris Sylvanus Palangka Raya, meninggal dunia, Senin (30/3).
Pasien berusia 55
tahun yang pertama kali masuk ke RSUD tersebut, akibat serangan jantung. Namun karena
memiliki gejala Covid-19, perawatannya pun mengikuti SOP Pasien Dengan
Pengawasan (PDP).
Hasil lab dari pusat yang
diterima RSUD dr Doris Sylvanus, pasien ini terkonfirmasi positif Covid-19.
Sehingga diberi identitas pasien 01 dan pengobatannya pun sesuai dengan SOP
Covid-19.
Setelah dilakukan
perawatan selama beberapa hari sesuai dengan protokol Covid-19, hasil lab
dikirim ke Jakarta. Sebagaimana jawaban petugas lab pusat Kemenkes RI melalui
WA Direktur RSUD dr Doris Sylvanus, pasien 01 sudah dinyatakan negatif
terinfeksi virus korona atau sembuh.
Kabar meninggalnya pasien
01 tersebut, juga dibenarkan Wakil Ketua Gugus Tugas Covid-19 Kalteng, Suyuti
Syamsul. Namun penyebabnya, Suyuti belum berani menjelaskannya.
“Betul,
meninggal. Namun penyebabnya akan dijelaskan dalam rilis nanti sore,” imbuh
Suyuti yang juga Kadis Kesehatan Kalteng itu.
Menurut Suyuti, kasus
pasien yang meninggal, merupakan kasus yang unik. Namun lagi-lagi pejabat ini enggan menjelaskan lebih detail ‘unik’ yang
dimaksudkannya. Alasannya, menunggu rilis resmi yang akan dikeluarkan nanti sore.
“Saya tidak bisa
menjawab, sebab butuh penjelasan karena kasus ini unik,” pungkasnya.
Informasi yang diperoleh,
pasien 01 merupakan yang pertama ditetapkan sebagai pasien positif terinfeksi virus
korona. Saat dirujuk ke RSUD dr Doris Sylvanus, pasien diketahui memiliki
riwayat sakit jantung. Namun dalam perkembangannya, sebagaimana hasil Litbang
Kemenkes RI, pasien positif terinfeksi virus korona. (yb/rul/foto: ist)