BANJARBARU, banuapost.co.id– Pasien terkonfirmasi positif terinfeksi virus korona di Kalsel, bertambah lagi. Kali ini 18 kasus baru, hingga sejak Jumat (24/4) total menjadi 132 kasus
Menurut Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan (TGTP2) Covid-19 Kalsel, 18 pasien positif Covid-19, satu orang dari pasien PDP, dan 17 hasil tracking di lapangan.
Penambahan kasus baru berasal dari Kabupaten Tapin sebanyak 2 kasus, 7 kasus dari Kota Banjarmasin dan 8 kasus asal kota Banjarbaru.
Jubir TGTP2 Covid-19 Kalsel, M Muslim mengatakan, dengan adanya penambahan pasien positif Covid-19 hingga total 132 kasus, 114 di antaranya pasien dirawat, 11 sembuh dan 7 meninggal dunia.
Dari seluruh pasien positif, dirawat di RSUD Ulin sebanyak 21 orang, RS Anshari Saleh 4 kasus, RS Abdul Azis 2 kasus, RS Boeyasin 2 kasus, RS Idaman 2 kasus, RS Damanhuri 3 kasus, RS Badaruddin 2 kasus dan 3 kasus di RS Bhayangkara, RS Hasan Basry 1 kasus. Sementara 74 kasus isolasi mandiri atau karantina khusus.
Selain ada tambahan kasus baru, ada pula satu pasien yang dinyatakan sembuh, setelah dua kali hasil tes Swab PCR-nya terakhir hasilnya negatif.
‘Sehingga jumlah pasien sembuh kini menjadi 11 orang. Satu pasien yang sembuh asal Kabupaten Tanah Bumbu yang selama ini dirawat di RSUD Boejasin,” jelas Muslim.
Kemudian Pasien Dalam Pengawasan (PDP) yang saat ini dirawat di beberapa rumah sakit maupun isolasi mandiri atau karantina khusus, mengalami penurunan dari hari sebelumnya sebanyak 15 menjadi 12 orang.
“5 PDP dirawat di Ulin, 2 di Anshari Saleh, 3 di RS Hasan Basry, 1 RS Ciputra dan 1 kasus di RS Balangan,” kata Muslim.
Jumlah orang dalam pemantau (ODP) di Kalsel saat ini berjumlah 1.456, naik dari hari sebelumnya 1.385. Kota Banjarmasin masih di urutan pertama dengan 582, Tanah Bumbu 320 dan Banjarbaru 234 ODP. Sisanya daerah lain, masih berada dibawah angka 68. (emy/foto: ist)