SAMPIT, banuapost.co.id– Mayat laki-laki sempat menggegerkan warga Jl Ali Badrun Maslan, Desa Jaya Kelapa, Kecamatan Mentaya Hilir Selatan (MHS), Sampit, Rabu (26/8).
Jasad ditemukan tertelungkup dalam parit dengan wajah terendam. Sementara posisi kaki kiri setengah tertindih sepeda motornya, Honda Jupiter.
Mayat yang sudah mengeluarkan aroma tak sedap itu, pertama kali ditemukan Siti Aminah, warga RT 07 Desa Jaya Kelapa.
Sehari sebelumnya, Selasa (25/8) sekitar pukul 16:00 WIB, Siti Aminah sudah sempat mencari sumber bau di sekitar rumah. Hingga menjelang petang tak kunjung menemukan.
“Keesokan harinya, Rabu (26/8), bau semakin menyengat. Sepulang dari belanja di warung, saya kembali mencari sumber yang tak nyaman itu,” ujar Siti.
Curiga dengan jejak ban sepeda motor menuju ke dalam semak, Siti pun menyusurinya. Setelah dicermati secara seksama, ternyata terlihat seseorang dengan sepeda motornya yang roboh.
Siti kemudian memanggil pengendara yang kebetulan melintas. Keduanya lalu mendekati lokasi sepeda motor tersebut.
Tak berapa lama, khabar pun tersebar hingga banyak warga yang berdatangan yang kemudian di antaranya melaporkan temuan ke pihak kepolisian.
Berdasarkan penyelidikan jajaran Polsek Jaya Karya Samuda, akhirnya diketahui identitas mayat itu Roby Mahendra (33), warga Desa Jaya Karet, Kecamatan MHS.
“Setelah menerima laporan, langkah pertama mengevakuasi mayat ke RS Pratama Samuda, amankan barang bukti, catat saksi-saksi, membuat permintaan visum,” ujar Kapolsek Jaya Karya, Ipda Doohan Octa Prasetyo.
Dari keterangan pihak keluarga, Roby ada menderita penyakit epilepsy alias ayan, yang pergi dari rumah sejak Minggu (23/8).
“Dugaan sementara, diduga korban meninggal karena laka tunggal,” kata kapolsek. (um/foto: ist)