PELAIHARI, banuapost.co.id– Fasilitas pelayanan khusus (Fasyansus) Covid-19 Satgas Percepatan Penanggulangan Covid-19 Tanah Laut, Kamis (24/9) sore, memulangkan enam pasien yang dinyatakan sembuh.
Keenam pasien tersebut merupakan penghuni terakhir dari 660 warga Tala yang menjalani karantina di fasyansus.
Sejak diadakannya fasyansus di eks Gedung RSUD Hadji Boejasin dan Balai Diklat BKPSDM Tala, penghuni karantina tidak pernah kurang dari 100 orang. Ketika itu, warga yang keluar dan masuk silih berganti.
Kondisi itu berubah dalam dua bulan terakhir. Jumlah warga Tala yang terpapar Covid-19 mulai menurun dan sampai akhirnya tertinggal enam orang, yang hari ini dinyatakan sembuh.
Kordinator Fasyansus, Rafiki Effendi, mengingatkan kepada pasien agar tetap menjaga protokol kesehatan selama di rumah masing-masing, dan dapat menjadi duta pemerintah dalam mensosialisasikan bahanya virus korona.
Menurut Rafiki, sejak dibukanya fasyansus jumlah warga Tala yang menjalani karantina silih berganti. Pernah mencapai 250 orang lebih, dan tidak kurang dari 11 orang tenaga medis dan relawan yang ikut terpapar Covid-19. Bahkan satu orang kordinator perawat, meninggal dunia.
Meski saat ini tidak ada lagi yang dirawat di fasyansus, para tim medis dan relawan masih tetap siaga. Karena masih banyak sample swab yang belum diketahui hasilnya.
“Sepanjang enam bulan berdirinya fasyansus, sudah 660 warga Tala yang sempat menjalani karantina,” kata Rafiki.
“Kami berharap, pasien yang masuk ke fasyansus tidak banyak lagi, dan masyarakat harus mematuhi protokol kesehatan,” imbuhnya.
Sementara berdasarkan sample swab, fasyansus akan menerima lagi 34 pasien. Pasien baru ini merupakan warga binaan yang belum dipindah ke Rutan Pelaihari karena baru diambil sample swabnya.
‘Rencananya kita menerima lagi 34 pasien warga binaan. Mereka berdasarkan hasil swab yang dilakukan pada Sabtu pekan lalu, positif terpapar Covid-19,” terang Rafiki.
Meski demikian, warga binaan yang terpapar Covid-19 itu tidak dapat dipindah langsung ke fasyansus. Karena beberapa kamar belum ada teralisnya. Untuk sementara, mereka masih dititip di ruang tahanan polsek dan jajarannya. (zkl/foto: zul yunus)