BALIKPAPAN– Gerakan Putera Asli Kalimantan atau Gepak Kuning, menuding Pemkot dan DPRD Kota Balikpapan tidak peduli dengan keberadaan ormas kedaerahan di ‘Kota Minyak’ tersebut.
Pasalnya, meski telah berbuat banyak untuk kota, pemkot dan DPRD tidak pernah memberikan kontribusi untuk ormas ke daerahan ini.
“Bertahun-tahun saya memimpin Gepak dan menjaga kondusifitas Balikpapan, tapi apa yang diberikan pemkot dan DPRD terhadap organisasi ini, tidak ada,” ujar Ketua Gepak Kuning Balikpapan Suriansyah, kemarin.
Padahal, lanjut Suriansyah, Gepak kerap memohon agar pemkot dan DPRD dapat memberdayakan ormas dan anggota Gepak dalam kegiatan yang dilaksanakan, termasuk memberikan kesempatan untuk mendapatkan pekerjaan yang layak. Namun tidak pernah ada tanggapan.
“Kami sudah berbuat banyak untuk kota ini sesuai dengan semboyannya: Kubangun, Kujaga dan Kubela agar menjadi kota yang nyaman dihuni. Tapi apa yang kami terima, diacuhkan,” tandasnya.
Sampai pada saatnya, sambung Suriansyah, Gepak bersuara akan melakukan boikot terhadap pemkot dan DPRD, termasuk caleg-caleg yang ada sekarang.
“Tidak ada manfaatnya. Gepak akan boikot pemkot, DPRD dan caleg-caleg karena tidak ada prestasinya untuk Balikpapan,” ucap Suriansyah dengan nada tinggi.
Bahkan Gepak, kata Suriansyah, juga pada giliran akan bersuara nyaring dan lantang terhadap pelaksanaan pemerintahan di pemkot dan DPRD Balikpapan. (ilm/foto: hilman)