PELAIHARI, banuapost.co.id– Musibah menimpa pasangan suami istri, Yusuf Khairuji dan Erma Norsari. Tidak saja meluluhlantakan rumah dan harta benda, tetapi juga menghanguskan berkas-berkas penting. Salah satunya SK pengangkatan sebagai PNS.
Amuk api yang menimpa warga RT 21 Gg Said, Beramban Raya,
Pelaihari, terjadi sekitar pukul 08:00 Wita, Kamis (24/1). Saat itu Khairuji tengah
di tempatnya mengajar, SMPN 7 Tirta Jaya. Sedang istrinya, Erma Norsari,
mengajar di SDN Pelaihari 2.
Meski habis harta benda, termasuk 10 ekor burung
kesayangan, pasutri itu masih bersyukur karena kedua anak yang dirawat mertuanya,
luput dari musibah.
“Saya sudah pergi ke sekoah saat kejadian. Saya hanya
mendapatkan rumah sudah terbakar bersama isinya,” kata Khairuji ketika ditemui di
lokasi kejadian.
“Tidak ada yang sempat diselamatkan, ibu mertua meninggalkan
rumah untuk menyelamatkan dua anak saya,” tambahnya.
Sementara Alfian, Komandan Regu Posko Induk, Badan
Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Tala, mengaku mendapat pemberitahuan
adanya kebakaran sekitar pukul 08:00 Wita, dan baru sampai ke lokasi sekitar 10
menit kemudian.
“Saat kami tiba di lokasi, api sudah menghanguskan bangunan
rumah., Kami berupaya memadamkan dan menjaga api tidak merembet ke rumah lain
yang ada di samping dan belakangnya,” kata Alfian.
Petugas BPBD bersama Dinas Satpol PP dan Pemadam
Kebakaran Tala serta BPK swasta, melakukan pendinginan sekitar 45 menit untuk
memastikan api sudah benar-benar padam.
Belum diketahui penyebab pasti kebakaran. Namun kuat
dugaan akibat hubungan arus pendek.
“Karena saat warga melihat, api sudah membesar di bagian tengah rumah,” ujar Alfian. (zkl/foto: ist)
