BATULICIN, banuapost.co.id– Tugas Satpol PP bukan pekerjaaan ringan. sejatinya tugas yang dijalankan akan berhadapan dengan situasi darurat di masyarakat.
Dengan demikian, peran yang dijalankan petugas penegakan perda
tersebut, tetap lebih mengedepankan aspek kemanusiaan dan profesional
berdasarkan aturan yang ditetapkan.
Hal ini dikemukakan Asisten Bidang Administrasi Umum Setda
Tanbu, Drs H Mustaing, saat menutup
Diklat Pemantapan Apartur Satuan Polisi Pamong Praja dan Pemadam Kebakaran
(Satpol PP Damkar) Tanbu, Jumat (25/1).
Menurutnya, penerapan dengan aspek kemanusiaan bukan
berati lemah saat menegakan aturan. Namun sisi terpentingnya sudah melakukan tahapan
persuasive, tanpa dengan cara kekerasan.
“Tahapan pertama adalah tindakan persuasif. Setelah
itu eksekusi, sekaligus solusi yang diberikan,”t andasnya.
Dalam rangka memperkuat peran Satpol PP dan Damkar di lapangan,
Kepala Satpol PP Damkar Tanbu, Ir H Riduan, sudah merencanakan tiap tahunnya
berupa penguatan aparatur melalui diklat bersama institusi militer.
Namun sebelum itu, akan rutin dilakukan latihan
kesamaptaan internal ditiap seminggu
sekali.
“Dengan diklat sebagai penguatan aparatur, diharapkan anggota akan semakin disiplin, sekaligus mendapat bekal jadi Satpol PP dan Damkar yang lebih profesional di mata masyarakat,” imbuhnya. (rn/foto: erwin)
