BANJARMASIN, banuapost.co.id– Erick Thohir mengaku siap membenahi sengkarut sepakbola Indonesia jika diberi kesempatan menjadi Ketua Umum olahraga tersebut.
Kesiapan membenahi sepakbola Indonesia itu dikemukakan
pemilik tambang PT Adaro tersebut di sela menghadiri Deklrasi Relawan Pengusaha
Nasional (Repnas) Kalsel, Sabtu (26/1).
Namun demikian, untuk menduduki jabatan yang ditinggalkan
Edy Rahmayadi hasil Kongres PSSI di Bali, beberapa waktu lalu, Erick Thohir
mengaku saat ini tidak bisa.
Alasannya karena terlibat politik praktis dan harus
menuntaskan kerja sebagai Ketua TKN Capres-Cawapres 01, Joko Widodo – KH
Ma’aruf Amin, hingga Pemilu 2019 selesai.
“Saya selesaikan dulu kerja ini sampai April.
Setelah itu baru kita lihat nanti,” kata Erick yang sukses mengetuai pelaksanaan Asian Games
2018 di Jakarta dan Palembang.
Dalam urusan sepakbola, Erick mengaku optimis bisa
melakukan perbaikan. Karena selain lama dekat dengan olahraga ini, ia pernah
menjadi pengurus dua klub sepakbola yang pernah menjuarai liga di Indonesia, yakni
Persija dan Persib.
Tak hanya di dalam negeri, Erick Thohir juga punya pengalaman dalam sepakbola di luar negeri, karena pernah memiliki klub sepakbola di Eropa, Inter Milan. (emy/foto: ist)
