PELAIHARI, Banuapost.co.id- Bupati Kabupaten Tanah Laut (Tala), H Rahmat Trianto, menegaskan, mutu pendidikan tidak cukup hanya dengan slogan atau wacana tanpa memahami persoalan nyata di lapangan.
Hal ini diungkapkan Bupati saat menghadiri Kegiatan Koordinasi Kepala Daerah Bersama Seluruh Pendidik dan Tenaga Pendidik SDN dan SMPN se Tala di Balairung Tuntung Pandang, Selasa (19/8/2025)
Acara ini diikuti oleh para kepala sekolah, guru dan tenaga kependidikan dari jenjang SD hingga SMP baik negeri maupun swasta dengan mengusung tema “Menghadirkan Semangat Proklamasi dalam Peningkatan Mutu Pendidikan”.
Dalam kesempatan tersebut, Bupati yang akrab disapa H Rahmat itu menyampaikan rasa syukurnya karena dapat bertatap muka langsung dengan para pendidik.
“Besok, tepat tanggal 20 Agustus, genap enam bulan saya diamanahkan sebagai Bupati Tala. Baru kali ini saya bisa berkomunikasi dan berdialog langsung dengan para guru dari 249 SD negeri dan swasta serta 60 SMP negeri dan swasta. Pertemuan ini penting agar saya dapat mendengar langsung saran dan masukan dari Bapak dan Ibu sekalian,” ungkapnya.
“Saya harap seluruh kepala sekolah, guru se Tala untuk dapat bersama-sama berkomitmen membangun dunia pendidikan di Tala,” kata H Rahmat Trianto.
Dirinya juga menyampaikan dalam membangun indeks pembangunan manusia, khususnya di Tala, selain menanamkan komitmen yang kuat juga diperlukan peningkatan kualitas tenaga pendidik.
“Kepala Sekolah, para tenaga pendidik memiliki tanggung jawab atas peserta didiknya, maka dari itu diharapkan para pendidik untuk memiliki Integritas, Keteladanan, Profesionalisme, Keadilan, Kepemimpinan yang melayani dan anti korupsi,” kata H. Rahmat Trianto.
Bupati menegaskan, peningkatan mutu pendidikan tidak dapat dilakukan hanya dengan slogan atau wacana tanpa memahami persoalan nyata di lapangan.
“Kalau kita sakit, kita harus diperiksa dulu supaya tahu apa yang harus disembuhkan. Sama halnya dengan pendidikan, akan sia-sia kalau saya bicara ingin meningkatkan mutu tetapi tidak tahu apa masalah yang dihadapi sekolah. Karena itu saya ingin mendengarkan langsung dari para pendidik,” tegasnya.
Lebih lanjut, orang nomor satu di Bumi Tuntung Pandang itu menyampaikan, upaya memperbaiki mutu pendidikan di Tala bukanlah pekerjaan individu, melainkan tugas bersama.
“Saya tidak bisa bekerja sendiri, melainkan harus dibantu oleh Dinas Pendidikan, para kepala sekolah, guru, dan semua tenaga kependidikan. Visi saya jelas, yaitu Bersama Membangun Tanah Laut. Diskusi ini akan menjadi dasar saya dalam mengambil kebijakan. Tolong berikan saran dan masukan, karena itu akan menjadi PR bersama kita untuk menyempurnakan dan meningkatkan kualitas pendidikan di Tala,” ujarnya. (zkl/foto: prokopimtala)