PELAIHARI, Banuapost.co.id- Memasuki hari ke-3 Pekan Paralimpiade Provinsi V Kalimantan Selatan yang berlangsung di Kabupaten Tanah Laut (Tala), Kota Banjarmasin menjadi kontingen teratas dalam pengumpulan medali sampai Sabtu (22/11/2025) siang.
Juara bertahan Peparprov tersebut saat ini sudah mengantongi 18 emas 12 perak dan 9 perunggu, peringkat kedua sementara ditempati Kontingen tuan rumah, Tala, yang sudah mengoleksi 8 emas, 4 perak dan 9 perunggu.
Perolehan medali Tala itu sedikit lebih baik dari langganan runner-up Peparprov, Kota Banjarbaru, yang mengoleksi 7 emas, 11 perak dan 8 perunggu.
Ketua National Paralympic Committee (NPC) Indonesia Kabupaten Tanah Laut, Andang Dewanto, mengatakan, di ajang Peparprov V Kalsel kali ini pihaknya menargetkan Kontingen tuan rumah mampu berada di tiga besar.
Diakui Andang Dewanto, saat ini sangat sulit untuk mengambil posisi Kota Banjarmasin dan Kota Banjarbaru yang sudah menjadi langganan juara dan runner up Peparprov sejak pertama digelar Tahun 2010 di Kotabaru.
“Kita berharap kontingen tuan rumah mampu menduduki tiga besar pada Peparprov kali ini,” kata Andang, Sabtu (22/11/2025).
Menurut Andang, pada Peparprov kali ini Kontingen tuan rumah diperkuat 97 atlet yang berlaga di seluruh 12 cabor yang dipertandingkan, sementara pada Peparprov sebelumnya Tala sering hanya mengikut-sertakan atletnya di beberapa cabor saja.
“Saat ini kita turun di 12 cabor yang dipertandingkan,” kata Andang.
Seperti diketahui Kontingen Tala di Peparprov III Tahun 2017 hanya menempati posisi juru kunci dengan 3 emas 3 perak dan 6 perunggu, sedangkan pada Peparprov 2022 di Kandangan Hulu Sungai Selatan Tala berada di peringkat ke-10 dengan 20 emas, 25 perak dan 26 perunggu.
“Saat itu kita hanya mengikuti 7 cabor dari 11 cabor yang dipertandingkan,” jelas Ketua NPC Indonesia Tala itu. (zkl/foto: zul)