PELAIHARI– Kebakaran lahan di Pelaihari, Kabupaten Tanah Laut, Kamis (13/9) siang, merambah sebuah gudang penumpukan kardus dan barang bekas. Akibat kebakaran itu, pemiliknya menderita kerugian puluhan juta rupiah.
Kebakaran lahan yang merambah ke gudang kardus dan barang bekas itu sempat menggegerkan warga RT 5/ RW 1, Desa Panggung. Mereka berdatangan ke lokasi untuk membantu memadamkan api yang tengah membakar tumpukan kardus.
Petugas gabungan yang datang ke lokasi kebakaran, berhasil menguasai api sekitar 30 menit kemudian dan langsung melakukan pendinginan, karena api sudah masuk ke dalam tumpukan kardus.
Purnama, wanita yang dipercaya menjaga gudang barang bekas itu, mengaku melihat api membesar di belukar yang ada di belakang gudang. Api dengan cepat menjalar di tumpukan kardus dibantu hembusan angin yang cukup kencang.
Sementara Mistari, pemilik gudang, mengaku sudah berada di luar kota Pelaihari saat mendapat kabar gudangnya ikut terbakar. “Saya sudah berada sekitar 8 kilometer dari gudang dalam perjalanan arah ke Batulicin, Tanah Bumbu,” ujarnya.
Meski tidak tahu persis apa penyebab lahan di belakang gudangnya terbakar, Mistari mengatakan, dalam beberapa hari terakhir hampir setiap pagi ada yang membakar sampah di pemukiman yang tepat berada di belakang gudangnya.
Akibat kebakaran sebagian tumpukkan kardus bekasnya, Mistari mengalami kerugian sampai Rp50 juta. Padahal 6 truk kardus itu siap dijual.
Pemadaman lahan dilakukan unit pemadam BPBD Tanah Laut, Dinas Polisi Pamomg Praja dan Pemadam Kebakaran, Manggala Agni, anggota TNI dan Polri, serta warga yang tinggal di sekitar lokasi kejadian. (zkl/foto: zul yunus)