BANJARMASIN– Untuk meningkatkan pelayanan kepariwisataan yang profesional dan terampil di Kalsel, Kementerian Pariwisata bekerjasama dengan Dinas Pariwisata melaksanakan pelatihan pemandu wisata.
Pelatihan diikuti 125 peserta yang dalaksanakan selama 2 hari, 6-7 September, di salah satu hotel di Banjarmasin.
Menurut Kabid Industri dan Kelembagaan Pariwisata Kalsel, Hj Nellawati, kegiatan mengingat Kalsel memiliki keragaman kekayaan alam, di antaranya berupa sumber daya alam.
“Sumber demikianlah yang dijadikan obyek daya tarik wisata , dimana keberadaannya menyebar di 13 kabupaten/kota, di wilayah Kalsel,” jelas Hj Nellawati.
Sumber daya tersebut, lanjutnya, perlu dikelola secara maksimal melalui penyelenggaraan kepariwisataan yang ditunjukan untuk meningkaatkan kesejahteraaan, memperluas pemeraataan kesempatan dan membuka lapangan pekerjaan.
Upaya untuk memcapai keberhasilan penyelenggaraan kepariwisataan, salah satunya perlu sentuhan para tenaga pemandu wisata yang berkualitas dan professional.
“Ini untuk memenuhi kebutuhan wisata yang berkunjung ke Banua kita, baik itu wisatawan lokal, nusantara maupun wisatawan manca negara, maka diselenggakanlah pelatihan ini,” ujar Hj Nellawati.
Kegiatan ini, sambung Hj Nellawati, sesuai dengan visi Pemprov Kalsel 2016-2021, Kalsel Mapan yang artinya Mandiri dan Terdepan, Lebih Sejahtera, Berkeadilan dan Berdaya Saing.
Pelatihan pemandu wisata ini diikuti pelaku pariwisata, Paman Kelotok, Siswa SMK 3, SMK 4 dan SMK Banua. Sementara dari Kementerian Pariwisata yang menjadi nara sumber, Fransisccus Handoko. (imn/foto: iman)