BANJARMASIN– Demi mensukseskan pemilihan presiden dan pemilihan legislatif 2019, peting saling mensinergikan atau nemantapkan sinergi, baik itu unsur forkopimda maupun aparat negara.
“Kami selaku pemerintah daerah tentunya menginginkan pesta demokrasi atau pemilu yang akan kita hadapi 2019 nanti berjalan dengan lancar tanpa hambatan berarti. Maka dari itu diperlukan sinergitas antara Forkopimda, TNI, Polri, serta semua pihak yang terlibat termasuk masyarakat,” ujar Gubernur Kalsel, H Sahbirin Noor, dalam memberikan pemikiran saat acara Brefing Pembukaan Latihan Posko 1 Korem 101/Antasari TA 2018 di Makorem Banjarmasin, Selasa (25/9) pagi.
Menurut Paman Birin, sapaan familiarnya, sejatinya pesta demokrasi merupakan agenda besar, yang nantinya menghasilkan pemimpin dan membawa kegembiraan.
“Namanya saja pesta, pasti membawa kegembiraan. Siapapun yang terpilih dan dipilih oleh rakyat, sejatinya harus membawa hasil yang menggembirakan,” tandasnya.
Sementara Danrem 101/Antasari, Kolonel Arm Saiful Rachman, mengatakan, pihaknya sudah melakukan persiapan demi menghadapi pilpres dan pileg 2019 mendatang.
“Hari ini adalah salah satu bentuk latihan atau persiapan menghadapi pileg dan pilpres 2019 mendatang, kita harus siap mengamankan jalannya pemilu 2019 nanti. Operasi kali ini disebut dengan operasi “tombak” dan TNI akan bersinergi dengan Polri demi mensukseskan Pemilu 2019 di Kalimantan Selatan,” pungkasnyadalam acara yang juga dihadiri Kapolda Kalsel, Irjen Pol Yazid Fanani. (end/foto: hum)