BALIKPAPAN– Yayasan Kesejahteraan Karyawan Bank Indonesia (YKKBI) mendukung program pemerintah yang dirumuskan dalam Nawacita. Salah satunya mewujudkan indonesia yang sehat melalui program Jaminan Kesehatan Nasional – Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS).
“Sebagai yayasan yang dinaungi oleh instansi pemerintah, tentunya kami juga akan mendukung program pemerintah yang telah ditetapkan,” ujar Suriansyah, salah satu anggota YKKBI, Kamis (6/9).
Selain itu, lanjut Suriansyah, program JKN-KIS ini merupakan ajang saling bantu membantu satu sama lain dalam hal pelayanan kesehatan public.
“Yang sehat membantu yang sakit, dan yang mampu membantu yang kurang mampu. Tak dipungkiri juga, kami pun pasti membutuhkan penjaminan kesehatan untuk sekarang dan seterusnya,” jelasnya.
Jumlah kepesertaan YKKBI Balikpapan saat ini mencapai 39 orang dan tentunya jumlah tersebut akan terus bertambah seiring berjalannya waktu.
Dalam pertemuan dengan BPJS Kesehatan Cabang Balikpapan yang diwakili Rachmadaniyah, salah satu Relationship Officer, memberikan paparan mengenai program JKN-KIS mulai dari tatacara pendaftaran hingga pengenalan aplikasi Mobile JKN kepada peserta di Gedung Bank Indonesia Balikpapan.
“Kami menyambut baik dengan adanya dukungan dari YKKBI Balikpapan dalam menetapkan semua anggotanya untuk menjadi peserta JKN-KIS, hal ini tentunya hall positif dalam rangka mendukung program pemerintah,” kata Rachmadaniyah.
Bahkan, sambungnya, BPJS berharap yayasan lainnya di Kota Balikpapan dapat melakukan hal yang sama seperti apa yang dilakukan YKKBI.
Untuk kepesertaan anggota YKKBI ini sendiri, termasuk ke dalam segmen PBPU (Peserta Bukan Penerima Upah) yang pembayaran iurannya akan dikoordinasikan YKKBI sesuai hak kelas yang dipilihnya. Untuk iuran kelas 1 Rp 80.000 per jiwa, kelas 2 Rp 51.000 per jiwa, dan kelas 3 Rp25.500 per jiwa. (ilm/foto: hilman)